Usai merebut gelar juara UFC dari Israel Adesanya, sejumlah fakta menarik tentang Alex Pereira bermunculan, salah satunya bahwa ia mualaf
Hidayatullah.com — Usai merebut gelar juara dunia kelas menengah Ultimate Fighting Championship (UFC), nama Alex Pereira semakin terkenal. Petarung MMA asal Brasil itu berhasil mengalahkan Israel Adesanya dengan TKO pada pertandingan UFC 281 di Madison Square Garden, New York, AS pada Minggu (13/11/2022).
Sejumlah fakta menarik soal Alex Pereira lantas bermunculan. Salah satunya yakni ternyata ia telah cukup lama memeluk agama Islam. Alex Pereira dilaporkan menjadi mualaf pada tahun 2015.
Islamnya Alex yang lahir dan besar di Brasil jelas bukan hal yang biasa. Maklum saja, hampir 90% warga negara itu beragama Kristen.
Seperti kebanyakan orang Brasil lainnya, dia lahir di keluarga Kristen. Pada usia 12 dia putus sekolah menengah dan lebih memilih untuk bekerja di bengkel.
Nahasnya, lingkungan yang buruk dan pengaruh teman membuat ia menjadi pecandu alkohol di usia muda.
Berawal dari keinginan untuk lepas dari kecanduan alkohol, pria kelahiran 7 Juli 1987 lantas mencoba mengisi waktunya dengan berbagai kegiatan. Salah satunya dengan berlatih kickboxing.
Kerja keras dan bakat Pereira membuatnya menjadi petarung hebat dengan fisik yang kuat.
Meski begitu, ia merasa jiwanya lemah dan kosong. Perjalanannya untuk mengisi kekosongan jiwanya berakhir ketika bertemu Islam. Pada tahun 2015, Alex Pereira mulai mengenal Islam dari temannya bernama Hamza Laila.
Berbagai cara ia lakukan untuk mengenal Islam, mulai dari membaca buku tentang Islam hingga menemui Federasi Muslim Brasil.
“Yang dia cari adalah kekuatan spiritual dan psikologis untuk mengisi kekosongan batin yang dia rasakan,” ujar Syeikh Khaled Taqi el-Din, Imam Dewan Tinggi Federasi Muslim Brasil.
Menurut Syeikh Khaled, tidak lama setelah itu Pereira akhirnya memutuskan untuk menjadi mualaf.
Di olahraga kickboxing, Pereira meraih gelar juara kelas menengah Glory dan berhasil mempertahankan gelar itu 4 kali berturut-turut.
Dia menjadi kickboxer pertama dan satu-satunya yang memegang dua gelar Glory secara bersamaan, yakni gelar kelas menengah dan kelas berat ringan.
Di tahun 2015 juga, petarung berjuluk ‘Poatan’ atau ‘Tangan Batu’ itu mencoba seni bela diri campuran MMA dan tampil pada Jungle Fight 82. Sayangnya, dia harus kalah dalam pertandingan tersebut.
Pengalamannya kalah di pertandingan pertama MMA tidak membuatnya patah semangat. Sambil mempertahankan gelar juara dunia kickboxingnya, dia terus berlatih MMA.
Pada pertandingan UFC perdananya yang digelar pada 5 November 2021, Pereira berhasil membungkam Andreas Michailidis yang jadi lawannya. Sejak saat itu, kemenangan demi kemenangan terus diraih Pereira.
Bruno Silva dan Sean Strickland menjadi dua petarung yang kalah akibat gempuran serangan ‘Tangan Batu’ Pereira.
Puncaknya, Alex Pereira berhasil mengalahkan Israel Adesanya pada ronde kelima dengan TKO dan merebut gelar juara Kelas Menengah UFC.
Barakallah Alex!
Zaman Revolusi Media | Media lemah, da’wah lemah, ummat ikut lemah. Media kuat, da’wah kuat dan ummat ikut kuat
Langkah Nyata | Waqafkan sebagian harta kita untuk media, demi menjernihkan akal dan hati manusia
Yuk Ikut.. Waqaf Dakwah Media
Rekening Waqaf Media Hidayatullah:
BCA 128072.0000 Yayasan Baitul Maal Hidayatullah
BSI (Kode 451) 717.8181.879 Dompet Dakwah Media