Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Palsukan Sertifikat Pelatih Sepakbola Maroko Mustapha Hadji Kena Sanksi CAF

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Desember 2022 08:20 8:20 am
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Desember 2022 08:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Bekas bintang sepakbola Maroko Mustapha Hadji dijatuhkan hukuman oleh organisasi sepakbola Confederation of African Football (CAF) setelah dinyatakan bersalah melakukan pemalsuan sertifikat pelatih.

Pria berusia 51 tahun itu dilarang mengikuti semua aktivitas berkaitan dengan sepakbola selama lima tahun oleh komite disiplin CAF karena memalsukan lisensi pelatih standar A.

Bekas pemain tengah Coventry City dan Aston Villa itu menolak mengatakan apakah akan mengajukan banding atau tidak keputusan tersebut, lansir BBC (23/12/2022).

Hadji, yang meraih gelar 1998 African Player of the Year, ikut membela Maroko dalam Piala Dunia 1994 dan 1998. Dia menjadi asisten pelatih timnas Maroko dari tahun 2014 sampai awal tahun ini.

“Panel disiplin CAF mencatat bahwa setelah penyelidikan, dipastikan bahwa sertifikat lisensi ‘A’ atas nama Mustapha Hadji dipalsukan dan bahwa dia tidak pernah mendaftar untuk pelatihan Lisensi A dan tidak ada sertifikat yang dikeluarkan kepadanya oleh federasi ini,” kata Raymond Hack, ketua komite disiplin CAF, dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Pemalsuan adalah pelanggaran serius yang merusak nilai dan prinsip etika CAF.

“Setelah mencermati semua unsur yang ada, majelis disiplin menilai pelanggaran yang dilakukan oleh Mustapha Hadji berpeluang mencederai kredibilitas institusi-institusi pengatur sepakbola, termasuk CAF, sehingga harus diberi sanksi selayaknya.”

Dilahirkan di Maroko tetapi dibesarkan di Prancis, Hadji menolak kesempatan untuk mewakili Prancis di level pemuda dan memilih bermain untuk tanah airnya di Afrika Utara.

Bekas bintang Atlas Lions itu memulai karirnya di klub Nancy di Prancis sebelum merumput bersama Sporting Lisbon di Portugal, dan di klub Spanyol Deportivo La Coruna. Dia kemudian mencoba peruntungannya di English Premier League bersama klub Coventry dan Aston Villa dari 1999 sampai 2004.

Penampilan Hadji tahun 1998 di Africa Cup of Nations dan World Cup menghasilkan penghargaan sebagai pemain terbaik Afrika pada tahun itu.

Setelah pensiun pada tahun 2010, ia mengambil peran sebagai asisten manajer di klub Qatar Umm Salal.

Dia kemudian menjabat sebagai asisten pelatih nasional Maroko Badou Zaki (2014-2016), Herve Renard (2016-2019) and Vahid Halilhodzic (2019-2022).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfrikaCAFHerve RenardmarokoMustapha Hadjipiala duniasepakbola
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kehilangan Uang yang Bikin Ketagihan…
Tulisan selanjutnya Ustad Aris Munandar yang Saya Kenal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Berita
31 Agustus 2026 19:36
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?