Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bekas Polisi Chechnya Dibayar untuk Membunuh Tokoh Oposisi Rusia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Maret 2015 14:47 2:47 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Maret 2015 14:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah pengadilan di Rusia hari Ahad (8/3/2015) mendakwa dua laki-laki dengan pembunuhan atas aktivis oposisi Boris Nemtsov. Seorang di antaranya adalah mantan anggota polisi Chechnya yang mengaku terlibat dalam apa yang disebut penyidik sebagai pembunuh bayaran.

Dilansir AFP, empat tersangka lain membantah terlibat dalam pembunuhan Nemtsov pada 27 Februari lalu, yang ditembak empat kali dari belakang saat berjalan kaki bersama kekasihnya di malam hari melewati sebuah jembatan di luar kota Kremlin.

Kantor berita Interfax mengutip sumber aparat penegak hukum mengatakan bahwa tersangka keenam melemparkan sebuah granat ke arah polisi yang berusaha menangkapnya di ibukota Chechnya, lalu membunuh dirinya sendiri dengan sebuah granat lain pada hari Sabtu.

Di Moskow, polisi bertopeng dan bersenjata lengkap mengawal para tersangka memasuki ruang persidangan melewati para wartawan yang menyemut guna meliput kasus besar itu. Para tersangka diperintahkan dikurung dalam sel selama 2 bulan sambil menunggu proses penyelidikan.

Menurut dokumen yang dikutip Interafax, para tersangka didakwa melakukan pembunuhan demi mendapatkan sejumlah bayaran. Mereka juga dituduh melakukan pemerasan dan pembegalan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pihak penyelidik masih mencari orang-orang lain yang terlibat dalam pembunuhan Nemtsov dari siapa yang memerintahkannya.

Sementara itu hari Sabtu kemarin, Zaur Dadayev, seorang mantan wakil komandan di kepolisian Chechnya, dan Anzor Gubashev, yang berkerja untuk perusahaan keamanan swasta di Moskow, telah ditangkap di Provinsi Ingushetia, yang bertetangga dengan Chechnya.

Keduanya didakwa dengan pasal pembunuhan. Tetapi Gubashev membantah terlibat dalam kasus itu.

Anak perempuan Nemtsov, Zhanna Nemtsova, mengatakan kepada CNN Jerman bahwa pembunuhan ayahnya bermotif politik. Dia menuding pejabat tinggi di Kremlin terlibat dalam pembunuhan ayahnya.

Saat kematiannya, Nemtsov diyakini sedang mempelajari dokumen perihal penugasan rahasia pasukan Rusia di Ukraina, yang selama ini dibantah oleh pemerintah Kremlin.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ekonomi Sulit, Presiden Putin Potong Gajinya Sendiri dan Para Pejabat Rusia
Tulisan selanjutnya Gus Sholah Juga Usulkan Ormas Keagamaan Dapat Anggaran Rp 1 Triliun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?