Hidayatullah.com—Bekas ibu negara Zimbabwe, Grace Mugabe, akan diperiksa oleh aparat karena dituduh menyelundupkan gading bernilai jutaan dolar.
Grace, istri bekas presiden Zimbabwe Robert Mugabe, hari Ahad (25/3/2018) dituduh mengambil gading dari gudang saat masih menjadi ibu negara dan mengirimkan beberapa buah gading sebagai hadiah kepada sejumlah orang penting di Timur Tengah dan Asia.
Tinashe Farawo, jubir untuk Zimbabwe’s Parks and Wildlife Management Authority, mengatakan “kami membuka investigasi dan menyadari bahwa mantan ibu negara Grace Mugabe mengedarkan gading secara ilegal.”
Grace dituduh menyelundupkan gading dengan dalih sebagai kado diplomatik.
Penyelidikan atas Grace Mugabe itu awalnya dikabarkan oleh koran mingguan milik pemerintah The Sunday Mail dan kemudian dikonfirmasi oleh kantor berita DPA, lansir Deutsche Welle.
Menurut koran itu, Grace juga memaksa agar petugas memberikannya izin ekspor guna mengirimkan gading bernilai jutaan dolar kepada para pemimpin di berbagai negara, meskipun Zimbabwe menerapkan larangan umum terhadap perdagangan gading.
Begitu berada di luar negeri, gading-gading itu akan dimasukkan ke pasar gelap, tulis koran tersebut.
Polisi mengatakan mereka pertama kali mendapatkan bocoran informasi dari seorang whistleblower yang tidak diungkapkan namanya. “Polisi dan orang-orang yang melapor itu kemudian menyiapkan perangkap bagi para pemasok yang diduga bekerja untuk Grace Mugabe,” papar Christopher Mustvangwa, seorang pejabat senior di kantor kepresidenan. “Para pelaku ditangkap dan sekarang penyidikan dimulai. Ketika kami dihadapkan dengan begitu banyak bukti, tidak mungkin kami mengabaikannya begitu saja.”
Grace Mugabe diperkirakan akan segera dipanggil untuk diperiksa.
Polisi mengatakan kepada media lokal bahwa mereka mencurigai pengiriman gading dalam jumlah besar yang dihadang oleh para petugas di Bandara Internasional Robert Gabriel Mugabe di Harare pada bulan Desember tahun lalu, tak lama setelah Mugabe dilengserkan. Gading-gading itu diduga kuat milik Grace Mugabe, yang dijuluki “Gucci Grace” karena dikenal sebagai wanita pecinta barang mewah.
Gading-gading berbobot 200 kilogram, bernilai sekitar $500.000, tersebut akan dikirim ke Malaysia, kata pihak berwenang ketika itu.
“Saya diberitahu bahwa Grace memerintahkan petugas Zimparks untuk mengeluarkan gading-gading dengan alasan akan diberikan kepada ibu-ibu negara di Timur Tengah yang tidak disebutkan namanya sebagai donasi dari ibu negara [Zimbabwe],” kata Menteri Lingkungan Oppah Muchinguri kepada media setempat. “Saya lantas memerintahkan investigasi menyeluruh atas masalah itu,” yang sejak itu terus bergulir.
Zimbabwe memiliki tumpukan gading yang disimpan dalam gudangnya dengan nilai jutaan dolar. Namun, gading-gading itu tidak dapat diperjual-belikan secara legal tanpa izin dari Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES).*