Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

Di Suriah, Maut Datang dari Udara dan ‘Kursi Jerman’

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 11 April 2013 16:18 4:18 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 April 2013 16:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com |Sahabatsuriah.com–Lembaga hak asasi internasional Human Rights Watch (HRW) kemari meluncurkan laporan hasil studi mereka tentang perang di Suriah yang mereka beri nama Death from the Skies – Kematian yang Datang dari Langit.

Di dalam laporannya, HRW menyampaikan apa yang sudah diketahui oleh masyarakat luas: bahwa pesawat-pesawat tempur angkatan udara Suriah berulangkali melakukan penyerangan bukan ke arah kelompok yang disebut rezim Bashar al-Assad sebagai ‘teroris bersenjata’ yaitu para pejuang pembebasan Suriah, melainkan kepada warga sipil biasa.

Serangan-serangan udara ini, menurut HRW, merupakan pelanggaran berat undang-undang perang internasional dan mereka yang melanggar dengan niat jahat bertanggungjawab akan kejahatan perang atau war crimes. Laporan setebal 80 halaman itu diberi judul lengkap Death from the Skies: Deliberate and Indiscriminate Air Strikes on Civilians dan dapat diunduh di sini:

Laporan HRW ini dibuat sesudah dilakukan penelitian di 50 lokasi penyerangan udara yang dilakukan rezim Basyar al-Assad terhadap berbagai kawasan yang sudah dikuasai para pejuang di Aleppo, Idlib dan Lattakia.

Lebih dari 140 wawancara dengan para saksi mata dan korban dilakukan dalam studi ini. HRW mencatat serangan-serangan udara itu membunuh sedikitnya 152 warga sipil. Angka yang sangat kecil dibandingkan dengan yang dicatat para relawan kemanusiaan di dalam Suriah; mereka mendokumentasi sedikitnya 4300 jiwa melayang di seluruh kawasan Suriah karena serangan udara rezim sejak Juli 2012.

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

“Dari desa ke desa yang kami datangi, kami dapati warga sipil yang sangat ketakutan terhadap angkatan udara mereka sendiri,” demikian kata Ole Solvang, salah satu peneliti HRW. “Serangan-serangan udara ilegal ini membunuh dan melukai warga sipil dan menimbulkan kerusakan, ketakutan dan displacement luar biasa.”

Dari Kursi Jerman

Rezim brutal Bashar al-Assad – sebagaimana sudah terbukti dan diberitakan luas – tidak hanya melakukan pembunuhan dari udara tapi juga dari darat. Peluru-peluru snipers dan pisau jagal serta berbagai alat penyiksaan sudah makan ribuan korban warga Suriah biasa.
Salah satunya adalah berita dari Syrian Days of Rage yang mengutip kesaksian seorang mantan tawanan salah satu penjara dan pusat penyiksaan rezim Bashar.

“Dalam salah satu pusat penahanan (di Damaskus) itu, setiap harinya 40 tawanan dibunuh dengan menggunakan ‘kursi Jerman.’ Ini adalah satu alat penyiksaan dan eksekusi yang dipakai di penjara-penjara Suriah. Si tawanan dibunuh dengan cara dipatahkan tulang belakangnya. Salah satu ingatan yang paling mengerikan adalah ketika mereka menghukum mati seorang anak lelaki usia 12 tahun – tanpa pengadilan, tentu saja. Bocah itu menangis dan mengemis minta diampuni, ‘Om, tolong Om, jangan bunuh aku.’ Tak ada gunanya.

Mereka letakkan si bocah di kursi itu dan mereka patahkan tulang punggungnya. Ketika si kecil tidak langsung mati, para tentara penjaga tawanan itu menginjak dan mematahkan lehernya.”

Dan ini salah satu laporan lain, dari Amnesty International, tentang berbagai cara penyiksaan di dalam penjara-penjara dan pusat-pusat penahanan rezim Suriah, mulai dari pemerkosaan sampai penyetruman.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah Burma Mengaku Tak Bertindak Atasi Propaganda Anti Muslim
Tulisan selanjutnya LPPOM MUI Menginginkan Produk Obat-obatan Disertifikasi Halal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Berita
5 Juni 2026 06:00
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?