Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

Kurang Bukti Apa Lagi? Pasukan Bashar Gunakan Bom Gas Beracun di Aleppo

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 April 2013 09:16 9:16 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 April 2013 09:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | Sahabatsuriah.com–Dibutuhkan waktu berbulan-bulan bagi Amerika, Inggris dan berbagai negara Barat lainnya untuk mengakui kebenaran pernyataan warga Suriah bahwa rezim Bashar al-Assad menggunakan senjata-senjata kimia terhadap rakyatnya sendiri. Bahkan PBB pun sampai minggu lalu masih menyatakan bahwa mereka masih membutuhkan bukti sebelum bertindak dan mengirimkan tim investigasi ke Suriah – yang tentu saja ditolak oleh Bashar al-Assad.

Baru kemarin, Sabtu 13 April 2013, salah satu media Inggris, The Times of London, melaporkan bahwa benar Bashar al-Assad menggunakan senjata kimia untuk membunuhi rakyatnya, sesudah dilakukannya operasi menyelundupkan ‘sampel tanah Suriah’ ke Inggris untuk diteliti para ilmuwan Inggris.

Harian itu mengutip sumber-sumber pertahanan Inggris yang tidak disebut namanya yang mengatakan, “sejenis senjata kimia” dipakai di Suriah tapi tidak bisa memastikan apakah digunakan oleh rezim Bashar atau oleh para pejuang.

Penggunaan WMD (Weapons of Mass Destruction) berupa senjata kimia ini dipastikan oleh instalasi riset kimiawi dan biologi milik Kementerian Pertahanan Britania di Porton Down, Wiltshire.

Sudah 100 Ribu

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

Sementara itu, berbagai sumber pemberitaan para pejuang pembebasan dan pihak oposisi Suriah kini mulai meletakkan jumlah korban kekejaman rezim Bashar al-Assad di angka 100 ribu. Sampai bulan lalu, mereka hanya mengatakan “di atas 70 ribu” sama seperti yang dilakukan oleh PBB.

Termasuk dalam angka kematian itu adalah seorang wanita dan dua anak yang tewas di Aleppo kemarin, Sabtu 13 April, ketika pasukan rezim Bashar al-Assad menjatuhkan dua bom gas beracun ke kota Afrin di propinsi itu.

Menurut Rami Abdurrahman, kepala Syrian Observatory for Human Rights yang berbasis di Inggris, sejumlah saksi mengatakan bahwa bom-bom itu dijatuhkan dari sebuah helikopter tentara Bashar al-Assad.

Sebanyak 16 orang luka-luka karena bom gas yang sama, dan mereka dibawa ke rumah sakit dalam keadaan “berhalusinasi, muntah-muntah, mengeluarkan lendir yang banyak dan merasa mata mereka terbakar.”

Sementara itu, tim pakar PBB saat ini masih berada di Cyprus menunggu “izin” masuk Suriah dari pemerintahan Bashar al-Assad untuk menginvestigasi setidaknya tiga tuduhan penyerangan dengan senjata kimia – termasuk satu serangan yang menurut rezim adalah yang dilakukan oleh para “pemberontak.” *

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Jatim Tolak Audiensi dengan RCTI soal Miss World 2013
Tulisan selanjutnya Tolak Minta Maaf, Ketua PBNU Sebut PKI Pemberontak!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?