Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

361 Ribu Orang Terbunuh di Suriah Sejak Revolusi 2011

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 25 Maret 2016 20:00 8:00 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Maret 2016 20:00
Bagikan
Masjid Umayyah Suriah ikut hancur oleh serangan tentara Bashar
Bagikan

Hidayatullah.com—Lebih dari 361.000 orang terbunuh di Suriah pasca Revolusi Suriah yang kini telah memasuki tahun keenam, demikian menurut Anadolu Agency.

Pada awal 2011, rezim Bashar al-Assad menumpas pemrotes pro-revolusi dengan keganasan tak terduga.

Anadolu Agency memperhitungkan di antara mereka yang tewas dalam konflik lima tahun, 235.140 warga sipil.

Jumlah kematian tertinggi dilaporkan di Aleppo (71.000), Damaskus (67.000), Idlib (36.000) dan Dara’a (28.000).

Sekitar 180.000 orang telah ditahan oleh pasukan Rezim Bashar al Assad.

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

Menurut Jaringan Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SNHR), 194.208 warga sipil tewas di wilayah oposisi, termasuk 183.827 dibunuh oleh pasukan rezim dan 2984 dibunuh oleh serangan udara Rusia.

LSM berbasis di Inggris itu juga  mengatakan 2.196 warga sipil tewas oleh ISIS.

Lima tahun yang lalu, Kota Dara’a di barat daya Suriah menjadi saksi demontrasi jalanan pertama yang mendesak berakhirnya kekuasaan Bashar al-Assad.

Pada Maret 2011, para demonstran turun ke jalanan Kota Dara’a memprotes penangkapan dan kekerasan oleh pasukan rezim pada pemuda-pemuda yang membuat grafiti anti-Assad.

Demonstrasi kemudian menyebar ke seluruh negeri, rezim Assad menggunakan kekuatan militer yang brutal untuk membubarkan demonstrasi tersebut.

“Pecahnya revolusi Suriah pertama kali berawal dari sekolah al-Arbaeen di Dara’a setelah sejumlah muridnya ditahan karena membuat grafiti anti-rezim,” Abu Ali Mahamid, seorang anggota Dewan Syura Dara’a, mengatakan pada Senin, (21/03/2016) dikutip Anadolu Agency.

Pemimpin oposisi mengatakan bahwa pasukan rezim telah berulangkali menolak permintaan penduduk setempat untuk melepaskan para murid.

Pada 18 Maret 2011, dari Masjid Umayyah para demonstran memulai aksi untuk memprotes kekerasan oleh pasukan rezim dan mendesak agar para murid dibebaskan. Mahamid mengatakan pasukan pro-Assad mengancam akan menembak para demonstran untuk membubarkan kumpulan massa itu.

“Para demonstran tidak menggubris panggilan mereka, pasukan keamanan mulai membuka tembakan, membunuh dua orang, yang menjadi dua martir pertama revolusi Suriah,” kata dia.

Lima tahun setelah revolusi, hampir seluruh bangunan di Dara’a telah hancur, termasuk Masjid Omari, yang menaranya dihancurkan oleh pemboman rezim pada 2013.

Sejak Maret 2011, oposisi Suriah telah meminta untuk diakhirinya empat dekade kekuasaan dinasti Assad di Suriah. Rezim Assad, bagaimanapun juga, diambilnya tindakan keras pada demontrasi pro-demokrasi, mendorong negara Arab menuju perang sipil.

Menurut perhitungan yang dihimpun oleh Anadolu Agency, lebih dari 361.000 orang telah terbunuh di Suriah sejak konflik pecah pada 2011.

 Semantara itu, Selasa,  22 Maret 2016  pemukiman di wilayah al-Marj timur Ghouta luar Kota Damaskus menjadi target serangan udara tentara Bashar Assad, demikian lapor Syria Live Network (SLN).

SLN juga melaporkan teroris Assad juga menyerang rumah para penduduk sipil menggunakan senapan mesin di pemukiman al-Tadamon selatan Damaskus.

Selain itu mereka juga menyerang rumah penduduk sipil lain di desa Tal Waset, al-Zyarah dan al-Mansoora di Sahl al-Ghab sebelah barat luar kota Hama, SLN menambahkan.

Di wilayah yang sama, Kota al-Ghanto dan Talbiseh juga menjadi target serangan tank-tank Assad.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aleppobashar al assadMasjid Umayyahsuriahtewas
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Seorang Anggota Pasukan Khusus Rusia Tewas di Suriah
Tulisan selanjutnya Akui Tak Sebar Komunisme, Pementasan Monolog Tan Malaka Tetap Berlangsung

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?