Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

Melihat Tempat Perlindungan Bawah Tanah di Suriah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 April 2016 08:38 8:38 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 April 2016 08:38
Bagikan
"Saya menghabiskan waktu selama 45 hari membangun tempat perlindungan bom untuk melindungi kami,” ujar Abu Nidal Abed
Bagikan

Hidayatullah.com–Didorong kekhawatiran atas keselamatan keluarganya, seorang pejuang Suriah membangun tempat perlindungan dari serangan bom di daerah terkepung Ghouta.

Abu Nidal Abed, seorang pejuang berusia 43 tahun di Tentara Pembebasan Suriah (FSA), istri dan dua anak-anak sudah tidur di tempat perlindungan bom yang dibangun dalam waktu singkat itu selama berbulan-bulan.

Lebih dari 400.000 orang telah tewas selama perang yang terjadi di Suriah
Lebih dari 400.000 orang telah tewas selama perang yang terjadi di Suriah

Terletak di kota Saqba di daerah Ghouta pedesaan Damaskus, rumah mereka telah rusak oleh serangan udara yang diluncurkan oleh pemerintah Suriah sepanjang perang sipil yang telah berlangsung selama lima tahun tersebut.

“Saya menghabiskan waktu selama 45 hari membangun tempat perlindungan bom untuk melindungi kami dari serangan roket dan serangan udara,” katanya kepada Aljazeera, Rabu (27/04/2016).

Perang Suriah pecah pada sebagian besar penuntut revolusi tak bersenjata terhadap Presiden Bashar al-Assad Maret 2011, tapi itu tidak lama sebelum akhirnya berkembang menjadi perang terhadap  rakyat sendiri.

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

Utusan khusus PBB untuk Suriah, Steffan de Mistura, memperkirakan pekan lalu bahwa lebih dari 400.000 orang telah tewas selama perang yang terjadi di Suriah.

Ruang BAwah Tanah Suriah4a
Pengepungan tersebut telah membuat hal ini menjadi sulit bagi warga untuk mengakses bantuan kemanusiaan, termasuk obat-obatan

Sebagian besar wilayah Ghouta dikepung oleh pasukan pemerintah dan kelompok-kelompok bersenjata pro-Assad, termasuk Hizbullah Lebanon (Libanon).

Pengepungan tersebut telah membuat hal ini menjadi sulit bagi warga untuk mengakses bantuan kemanusiaan, termasuk obat-obatan dan vaksinasi, mengakibatkan munculnya gelombang penyakit.

Sambil menjelaskan bahwa ia telah kehilangan salah satu putra dalam perang sipil Suriah, Abed mengatakan ia terdorong oleh rasa takut untuk keselamatan anak-anaknya, dia berharap dapat melindungi mereka dari serangan udara pemerintah Suriah.

Anak lelaki Abed, Nidal, usia 25 tahun, tewas saat berjuang dengan FSA di pedesaan Damaskus pada tahun 2015. */Karina Chaffinch

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al asaadHizbullahLibanonsuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Takkan Ada Selamanya…
Tulisan selanjutnya Penjajah Israel Seenaknya Jadikan Rumah Penduduk Palestina Jadi Pos Militer

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Berita
17 Oktober 2026 09:35
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?