Hidayatullah.com–Drone tak berawak koalisi pimpinan AS membunuh seorang komandan senior di Fatah al-Sham setelah mobilnya menjadi target drone tersebut di wilayah Idlib, koresponden Orient News mengatakan.
Pihak Pentagon mengatakan bahwa seorang komandan senior Jabhat Fatah al-Sham telah dibunuh oleh koalisi, dan hasil dari operasi tersebut telah diperkirakan, demikian laporan TV Aljazeera dikutip orient-news.net, Senin (03/10/2016).
Koalisi pimpinan AS menarget mobil dari Abu al-Farej al-Masri, hakim senior Syariah di Fatah al-Sham. Dia tewas seketika. Pembunuhan itu terjadi di persimpangan al-Daya di Idlib utara Jisr al-Sheghoor, seperti yang Orient Net temukan.
Ahmad Salama Mabrook, mempunyai nama panggilan “Abu al-Faraj,” muncul di video ketika Abu Mohammad al-Julani mengumumkan pemisahan Jabhah al-Nusra dari al-Qaeda.
Front Al-Nusra Ganti Nama, Putuskan Hubungan dengan Al-Qaeda …
Al Nusra pada Juli mengumumkan bahwa mereka telah mengakhiri hubungan dengan al-Qaeda dan merubah namanya menjadi Jabhat Fatah al-Sham.*/ Nashirul Haq AR