Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

‘Pesan Perpisahan’ dari Aleppo: Hentikan Genosida Ini!

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Desember 2016 06:55 6:55 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Desember 2016 06:55
Bagikan
Lina Shamy dan suasana kepanikan anak-anak akibar serangan Rezim Pro Assad dan sekutunya
Bagikan

Hidayatullah.com— Aleppo Timur telah berubah menjadi kuburan raksasa akibat aksi terorisme Rezim Bashar al Assad dengan dibantu sekutunya Rusia dan Iran. Warga yang terkepung dan hidup dalam ancaman kematian serta kelaparan  mengucapkan ‘selamat tinggal’ dan salam perpisahan melalui media sosial dan twitter .

Seorang penduduk Aleppo, Lina Shamy memberi pesan melalui video di twitter  kondisi Aleppo, tidak ada lagi jalan keluar setelah tentara rezim keji memasuki kota tersebut.

“Manusia seluruh dunia, bangun dari tidur! Anda bisa buat sesuatu! Hentikan genosida ini!” kata Lina dalam videonya. Lina yang juga  seorang aktivis ini membuat ucapan selamat tinggal dan mengatakan video tersebut adalah yang terakhir.

“Ini mungkin adalah video terakhir saya. Lebih dari 50 ribu aktivis yang memberontak terhadap diktator (Presiden Suriah Bashar) al-Assad diancam dengan eksekusi atau mungkin sedang sekarat akibat terkena bom,” ujar Lina Shamy, seorang aktivis di Aleppo timur, dalam sebuah video yang diunggah ke Twitter , Selasa (13/12/2016).

Seorang wartawan, Bilal Abdul Kareem mengatakan jet tempur pemerintah semakin aktif menjatuh bom ‘bunker busters‘ untuk menghancurkan ruang perlindungan bawah tanah.

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

Terjebak di Sebuah Bangunan, 100 Anak Aleppo Dihujani Bom Rezim Bashar

Dr Salim abu Al-Naser, seorang dokter gigi di Aleppo timur, berbagi video serupa.

“Ini bisa menjadi permohonan terakhir saya…semua orang yang bisa mengirim pesan kepada pemerintah untuk negaranya…minta mereka untuk menghentkan agresi, hentikan pembunuhan, hentikan perang,” kata Al Nasser dalam sebuah video yang diunggahnya pada 13 Desember 2016.

Seorang guru bahasa Inggris dan aktivis, Abdul Kafi Alhamdo meminta bantuan agar putrinya dapat diselamatkan.

“Saya harap Anda bisa buat sesuatu kepada penduduk Aleppo. Untuk anak perempuan saya, untuk anak-anak lain,” ajak Abdul.

“Sudah tidak percaya lagi dengan PBB. Sudah tidak percaya lagi dengan komunitas internasional. Mereka sepertinya puas dengan tewasnya banyak warga di sini,” tutur al-Hamdo.

“Rusia tidak ingin kami pergi dari sini dalam keadaan hidup. Mereka ingin kami tewas. Assad juga bersikap sama. Kemarin, ada perayaan di bagian lain dari Aleppo. Mereka merayakan jasad-jasad kami,” tambah dia.

Seorang wartawan warga Amerika Serikat (AS) juga mengirim pesan beliau yang terakhir dalam bentuk video yang disulami suara ledakan dan tembakan.

Kelompok relawan, White Helmets menggambarkan Aleppo kini ‘bagaikan Neraka’.

“Mayat bergelimpangan memenuhi jalan dan memenuhi gedung yang hancur dibom,” kata pernyataan dari kelompok tersebut pada Senin.

Solidaritas Aleppo

Sebelumnya, menghadapi duka ini, lampu menara Eiffel yang berada di Paris akan dipadamkan. Wali Kota Paris, Anne Hodalgo mengatakan, menara Eiffel gelap pada pukul 20.00 waktu setempat sebagai simbol keprihatinan terhadap korban di Aleppo, Suriah.

Mufti Arab Saudi: Qunut Subuh untuk Aleppo di Seluruh Masjid

Aksi seperti ini sebelumnya sudah pernah dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap korban kekerasan yang berada di seluruh dunia. Salah satunya saat melakukan penghormatan para korban serangan di Paris pada bulan Januari dan November tahun lalu.

Ribuan warga sipil masih terjebak di wilayah tersebut, yang dideskripsikan juru bicara Persatuan Bangsa-Bangsa sebagai “krisis kemanusiaan.”

Sebagaimana diketahui, pasukan rezim keji Bashar al Assad yang didukung Rusia dan Iran telah menguasai sebagian besar Aleppo timur, yang sebelumnya dikuasai kelompok pembebasan selama lebih kurang empat tahun. Dalam operasi penyapuan terakhir di sana, terdapat sejumlah laporan adanya pasukan pemerintah yang melakukan eksekusi massal terhadap warga pro oposisi dan pembebasan.

Laporan relawan kemanusiaan di Aleppo, tentara pro rezim Bashar al-Assad telah membunuh warga setiap jam dengan tuduhan memiliki kaitan dengan kelompok pembebasan, Free Syrian Army (FSA).*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aleppo timurbashar al assadFree Syrian ArmyFSAgenosidairankelompok pembebasankematiaanLina Shamy Rezim Bashar al Assadpenduduk AleppoPesan Perpisahanrusiaserangan ke Aleppo
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Al-Irsyad: Myanmar Harus Belajar Toleransi Beragama dari Indonesia
Tulisan selanjutnya Presiden Iran Ucapkan Selamat pada Bashar al Assad Serangan di Aleppo

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?