Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

170 Tentara Rezim Suriah Menolak Berperang di Luar Wilayahnya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 September 2017 13:52 1:52 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 September 2017 13:52
Bagikan
Presiden Suriah Bashar al-Assad berbicara kepada tentara selama kunjungannya ke kota Christain di Maaloua, 2004
Bagikan

Hidayatullah.com–Sekitar 170 tentara Suriah menolak mendukung rezim Assad dengan tidak terlibat secara militer dalam pertempuran melawan pasukan oposisi, kantor berita Arab melaporkan seperti yang dikutip oleh Middle East Monitor pada Jumat 29 September 2017.

Para tentara dari Al-Suwayda yang berlokasi di selatan Suriah, mengumumkan keputusan mereka untuk tidak mematuhi perintah militer yang memerintakan mereka pergi sejauh 318 kilometer ke Hama di barat laut Suriah untuk mendukung serangan rezim terhadap petempur oposisi.

Lebih dari 40.000 pemuda dari Provinsi Al-Suwayda dikatakan sedang terlibat dalam wajib militer mereka. Namun, para rekrutan yang tidak puas memutuskan untuk tidak mendukung operasi militer di luar distrik mereka dengan menolak perintah atasan mereka yang ingin mengirim rekrutan baru ke provinsi Hama, di mana pertempuran berdarah antara rezim dan petempur oposisi sedang berlangsung.

Baca: Seorang Diplomat yang Membelot dari Rezim Assad Cerita Pembantaian yang Ia Saksikan

Menurut situs berita Arab the New Khaleej, para tentara itu menolak mengisi posisi dan barak karena mereka yakin bahwa mereka dilibatkan dalam perang yang tidak ada hubungannya dengan mereka.

Penolakan untuk mematuhi perintah itu tampaknya mencerminkan kekhawatiran dalam militer rezim Suriah dalam mempertahankan integritas militernya.

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

Baca: Tentara Bayaran Bashar al Assad Tewas Terbunuh

Pemerintah merespon perlawanan berskala besar terhadap wajib militer pada masa perang saudara dengan menerapkan langkah-langkah baru untuk melindungi infrastruktur militernya dan mencegah eksodus besar-besaran angkatan bersenjatanya.

Diantara langkah-langkah yang diterapkan rezim Suriah sejak pecahnya konflik pada 2011 itu ialah dengan memperbolehkan para rekrutan muda dari wilayah Jabal Al-Arab untuk mengabdi di provinsi mereka. Langkah itu diadopsi untuk memenangkan hati rakyat Suriah yang menentang perang brutal antara rezim dan rakyatnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al assadHamaoposisi suriahPerang SuriahRezim Basharsuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Serangan Udara Rusia di Idlib Tewaskan 140 Warga Sipil
Tulisan selanjutnya Qatar: Kami Tak Akan Mengekstradisi Syeikh Yusuf Al-Qaradhawi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?