Hidayatullah.com–Sebelas kelompok oposisi yang berperang melawan rezim Bashar al-Assad di Suriah membentuk sebuah aliansi baru di barat laut Provinsi Idlib pada Senin, kutip Anadolu Agency.
Sumber dari beberapa kelompok mengatakan mereka bergabung di bawah nama “Front Nasional untuk Pembebasan.”
“Tujuan formasi baru ini ialah untuk menyatukan komponen-komponen Tentara Pembebasan Suriah (FSA) di Provinsi Idlib di Suriah di bawah satu atap,” pernyataan pembentukan itu mengatakan di media sosial.
Baca: Lima Fraksi Pejuang Suriah Membentuk Hai’ah Tahrir al-Syam
Kelompok yang tergabung dalam aliansi itu meliputi: Syam Legion, Jaysh al-Nasr, Tentara Pembebasan Idlib, Divisi Costal 1, Divisi Costal 2, Divisi 1, Angkatan Darat 1, Tentara Elit, Syuhada al-Islam Darayya, Brigade Al-Hurriyat, dan Divisi 23.
Semua kelompok itu telah beroperasi di Idlib dan Hama bagian utara di bawah Tentara Pembebasan Suriah.
Komandan Syam Legiun Fadil Allah al-Hajji ditunjuk menjadi pemimpin front baru itu, sementara Suhaib Layyush dari Jaysh al-Nasr sebagai wakilnya.
Dengan formasi baru itu, kelompok oposisi mendirikan salah satu kelompok militer terbesar di Suriah yang berperang dengan rezim Bashar al Assad, menyatukan hampir 30.000 orang.
Suriah baru saja mulai bangkit dari perang sipil sengit yang dimulai pada awal tahun 2011 ketika rezim Bashar al-Assad membubarkan demonstrasi pro-demokrasi dengan kekejaman yang tidak pernah terjadi sebelumnya.
Pejabat PBB mengatakan ratusan ribu orang telah terbunuh dalam Perang Suriah ketia Bashar al Assad membunuhi rakyatnya saat Revolusi Suriah (As Tsaurah al Suriah atau As Tsaurah al Islamiyyah) karena menginginkan reformasi. */Nashirul Haq AR