Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

Pejuang Oposisi Ingin Garda Revolusi Iran dan Milisi Syiah Tinggalkan Suriah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 1 November 2017 08:08 8:08 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 November 2017 09:02
Bagikan
Fatih Hassun
Bagikan

Hidayatullah.com–Pihak oposisi di Suriah menghendaki Garda Revolusi Iran dan milisi Syiah meninggalkan Suriah, pemimpin oposisi bersenjata, Fatih Hassun, mengatakan pada hari Senin (30/10/2017) di Astana, Kazakhstan, lapor Anadolu Agency pada hari yang sama.

Fatih Hassun mengatakan kepada Anadolu Agency: “Kami ingin Garda Revolusi Iran dan milisi Syiah keluar dari negara kami. Juga, kami ingin kelompok separatis Kurdi diadili atas kejahatan mereka. Kami akan menyampaikan masalah ini untuk mendapatkan perhatian PBB.”

Hassun menyampaikan pernyataannya itu di  Astana, pada hari pertama putaran ketujuh perundingan damai yang bertujuan untuk mengakhiri Perang Suriah.

Baca: “Penasihat” Garda Revolusi Iran terbunuh di Daraa –

Dia mengatakan perwakilan dari delegasi oposisi  yang menghadiri perundingan itu akan menyampaikan kepada PBB beberapa dokumen yang akan membantu menyingkirkan teroris asing yang didukung oleh Iran, dan meminta pertanggungjawaban organisasi teroris PKK/PYD  atas pelanggaran hak asasi manusia.

Perundingan yang akan fokus pada penguatan gencatan senjata yang mulai berlaku pada 30 Desember itu,  dimediatori oleh Turki, yang menyokong oposisi, dan Rusia dan Iran, yang mendukung rezim Bashar al-Assad.

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

Pertemuan itu dihadiri perwakilan dari rezim Suriah, kelompok-kelompok oposisi bersenjata Suriah, serta delegasi dari PBB, Yordania, dan Amerika Serikat.

Baca: Lagi, Jenderal Garda Revolusi Iran Tewas di Suriah

Pertemuan dua hari itu juga akan membahas pembebasan tawanan dan sandera, dan aksi kemanusiaan di daerah ranjau.

Hassun mengatakan: “Setelah pembebasan sandera, kami ingin penghentian pengepungan dan akses ke bantuan kemanusiaan.”

Dia menambahkan selama pertemuan itu tiap pihak memiliki agenda yang “berbeda”, dia mengatakan: “[Agenda] Rusia adalah untuk mendapatkan manfaat dalam mendukung rezim. Agenda Iran adalah untuk memberhentikan pertemuan Astan.”

Hassun mengatakan mereka juga akan menyampaikan sebuah dokumen kepada PBB tentang pelanggaran gencatan senjata.*/Abd Mustofa

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Astanabashar al assadGarda RevolusiiranKazakhstanmilisi SYiahoposisi suriahpejuang oposisiPerang SuriahPKKsuriahsyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wapres JK: Jangan Mubazir Makanan, Kalau Kebaikan Boleh
Tulisan selanjutnya Pemimpin Catalonia Puigdemont: Ke Brussels Bukan Cari Suaka

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Berita
31 Agustus 2026 18:22
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?