Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

Kunjungi Pasukan di Idlib, Assad Mencela Erdogan dengan Menyebut ‘Rampok”

Ahmad
Terakhir diupdate: 22 Oktober 2019 20:20 8:20 pm
Ahmad
Dipublikasikan 22 Oktober 2019 20:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com-Presiden Suriah Bashar al Assad mengatakan pada hari Selasa menyindir PresidenTurki Recep Tayyip Erdogan dengan sebutan ‘perampok’, merujuk Operasi Mata Air Perdamaian (Operation Peace Spring) yang digelar Turki untuk memburu YPG/PKK.

“Erdogan adalah seorang perampok … Dia telah merampok pabrik-pabrik, gandum dan minyak, dan hari ini dia merampok tanah,” katanya dikutip kantor berita pemerintah Suriah, SANA hari Selasa (22/10).

Dalam pernuataannya, Assad juga mengatakan, mengalahkan pejuang oposisi di wilayah barat laut Idlib sebagai kunci mengakhiri perang delapan tahun di negara yang kini porak-poranda itu.

“Semua wilayah di Suriah memiliki kepentingan yang sama, tetapi yang mengatur prioritas adalah situasi militer di lapangan,” kata Assad saat bertemu dengan personil Angkatan Darat Suriah di garis depan di desa al-Habit, Idlib.

Tahun 2017 Erdogan dengan terang-terangan menyebut Bashar al Assad sebagai pemimpin teroris.

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

“Bashar al-Assad merupakan seorang teroris… Kita tidak bisa membiarkan orang ini terus melanjutkan pekerjaannya. Jika kita biarkan, maka tidak akan adil (bagi rakyat Suriah yang telah tewas),” imbuh Erdogan dalam pernyataannya dalam konferensi pers digelar di Tunis usai Erdogan bertemu Presiden Tunisia Beji Caid Essebsi tahun 2017.

Dibantu Rusia dan Iran, Assad saat ini telah mengendalikan sekitar 60 persen wilayah di Suriah.

Perang delapan tahun,  telah menewaskan hampir setengah juta jiwa, dan jutaan warga Suriah terlantar di negeri orang sejak.

Perang berkecamuk ketika Rezim tangan besi ini memerangi rakyatnya yang menginginkan perubahan pada 2011 yang akrab disebut Revolusi Suriah atau al-Syaurah al islami.

Rakyat yang menginginkan refromasi, justru dilawan menggunakan senjata tajam, jet-jet tempor dan bom-bom gentong (Bom Barel).

Negara Teluk dan Turki sejak lama menginginkan Bashar al-Assad lengser guna menghindari korban lebih banyak Suriah.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al assadIdlibPKKRecep Tayyip ErdogansuriahTurkiYPG/PKK
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polisi Berlin Dipusingkan Dengan Taksi Kokain
Tulisan selanjutnya Iraq: Pasukan Amerika yang Datang dari Suriah Tak Punya Izin Tinggal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?