Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

Turki: Ada Gas Sarin dalam Sampel Darah Korban Serangan Khan Sheikhoun

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 April 2017 10:40 10:40 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 April 2017 10:34
Bagikan
Menteri Kesehatan Turki, Recep Akdağ mengatakan ada bukti gas sarin di dalam sampel darah dan air kencing korban
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah Turki mengatakan hasil autopsi dari para korban serangan di Suriah utara pada Selasa (04/04/2017) menunjukkan senjata kimia memang digunakan dalam serangan itu.

Berdasarkan pemeriksaan terhadap korban yang dirawat di dalam wilayah Turki, Menteri Kehakiman Bekir Bozdag mengatakan hasil autopsi mengukuhkan bahwa senjata kimia memang digunakan dalam serangan itu.

Bekir Bozdag dikutip BBC mengatakan pasukan militer Suriah di bawah pemerintahan Presiden Bashar al-Assad bertanggung jawab. Namun Bozdag tidak menyebut nama bahan zat kimia yang digunakan. Dia juga tidak memberikan bukti-bukti yang mungkin membuktikan bahwa versi kejadian yang diberikan oleh pemerintah Suriah dan sekutunya, Rusia, salah.

Baca:  Turki Pastikan Serangan Udara di Khan Sheikhoun Gunakan Senjata Kimia

Sebagaimana diketahui, pasca serangan udara di Khan Sheikhoun, Provinsi Idlib, yang dikuasai kelompok oposisi, sebagian korban luka-luka dibawa ke Turki untuk mendapatkan perawatan, tiga di antara mereka kemudian meninggal dunia.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Turki, Recep Akdağ mengatakan ada bukti gas sarin di dalam sampel darah dan air kencing korban cedera dalam serangan di Kota Khan Sheikhoun tersebut.

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

Ia mengatakan,  kesimpulan itu memberikan “bukti kuat” adanya penggunaannya senjata kimia dalam serangan berkenaan.

Autopsi pada korban serangan dugaan zat kimia di Kota Khan Sheikhoun menuju Turki dilakukan tak lama selepas serangan itu dengan pantauan WHO.

Baca: “Katakan Selamat Tinggal, Anakku!”

menunjukkan gejala paparan zat saraf yang mirip dengan sarin, serta bahan kimia yang kedua memungkinkan adalah klorin.

Recep Akdağ mengatakan, isopropyl asam methylphosphonic, bahan kimia yang mana sarin dimasukkan ditemukan ada di dalam sampel darah dan urin yang diambil dari pasien yang tiba di Turki.

Senada dengan WHO dan lembaga medis MSF mengatakan, sebagian korban mengalami gejala-gejala yang konsisten dengan paparan zat saraf.

Jika hasil tes di Turki benar, akan menambah tegangan kepada tuduhan oleh kekuatan barat bahwa rezim Bashar al Assad yang menggunakan gas sarin dalam salah satu serangan besar-besaran  yang paling dahsyat dalam konflik selama enam tahun ini.*

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al assadEropairanKhan SheikhounKota Idlibmilisi SYiahPBBPemimpin EropaPerang SuriahPrancisrusiasenjata kimiaSerangan Senjata KimiaTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya DPRD Prihatin Masih Ada Sekolah Yang Rubuh Di Jakarta
Tulisan selanjutnya Chile Siap Tampung 60 Pengungsi Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?