Hidayatullah.com–Seorang jurnalis berkebangsaan Amerika Serikat (AS), Bilal Abdul Karim melayangkan surat terbuka terkait keadaan terkini di Aleppo, Suriah.
Jurnalis yang yang bekerja pada kantor berita On the Ground News (OGN) ini telah berada di Suriah dan melakukan kerja jurnalis sejak masa awal terjadinya konflik.
Melalaui video yang diunggah oleh chanel Youtube OGN TV pada tanggal 25 November 2016 itu, Bilal mengaku mewakili rakyat Aleppo, menyuarakan rasa yang ingin disampaikan oleh setiap warga Aleppo yang kini tengah berada diantara kedzaliman membabi buta Rezim Bashar Al-Asad dengan dukungan Rusia dan Iran.
Berikut salinan “surat” tersebut.
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh.
Saya Bilal Abdul Karim. Saya seorang jurnalis. Bekerja untuk OGN (On the Ground News). Namun hari ini, saya sedikit menjauh dari profesi tersebut. Karena saya ingin berbicara langsung kepada kalian. Sebagai seorang biasa yang terkurung di Aleppo Timur. Hendak menyampaikan sesuatu kepada dunia.
Apa yang akan saya sampaikan sebenarnya sangat sederhana.
Apabila ada seorang di atas muka bumi ini menganggap bahwa peperangan yang terjadi di sini, di Suriah, adalah perang melawan Teroris. Maka saya yakinkan kepada Anda bahwa orang yang mengatakan demikian adalah orang yang dungu.
Saya ulangi lagi.
Siapa saja yang berkata kepada Anda, “Kami menyerang Aleppo karena kami ingin menindak Jabhah Fathu Syam (Jabahah An-Nusroh) dan kelompok teroris lainnya.” Ketahuilah sesungguhnya orang itu menganggap Anda tidak mengetahui apa-apa alias bodoh.
Di kota ini. Dalam satu pekan terakhir. Maksudku adalah tujuh hari yang lalu. Lima Rumah Sakit telah berhenti melayani para pasiennya. Apa maksudnya “berhenti melayani pasien?” Apakah berarti mereka menulis di sebuah papan, “Berhenti Melayani,” lantas papan pengumuman itu mereka gantung di depan pintu?
Tidak!
Yang aku maksud adalah kelima Rumah Sakit itu tidak melayani pasien karena telah berubah wujud menjadi debu! Rudal-rudal itu membunuh para dokter, pasien, anak-anak, wanita, dan siapapun yang berada di area rumah sakit. Ya. Itulah yang ku maksud mereka tidak lagi melayani pasien!
Mereka dihujani oleh bermil (sejenis bom gentong), rudal dan roket.
Kantor kami (On the Ground News) berada di dekat salah satu rumah sakit itu. Semua orang melihat saya mengenakan pakaian ini selama sepekan. Karena seluruh pakaian kami terbakar oleh rudal-rudal itu serta kobaran api yang menyertainya.
Hari ini saya tidak bermaksud memberi pelajaran tentang sejarah yang terjadi di Aleppo.
Tapi kamu harus mengajukan satu pertayaan pada diri mu sendiri. “Bagaimana mungkin seorang yang telah membunuh lebih dari setengah juta rakyat Suriah bukanlah teroris. Sebaliknya, kelompok-kelompok kecil yang beraktifitas di Suriah malah dituduh sebagai teroris?”
Saya sampaikan kepada kalian dengan gamblang. Bahwa kelompok-kelompok kecil yang berada di Aleppo Timur itu, mereka bekerja kerjas, berjuang melindungi rakyat Aleppo dari serangan musuh-musuh yang hendak membunuh mereka.
Tentara Nasional Suriah. Mereka itulah yang telah membunuh dan melukai banyak orang. Kini, rakyat Suriah tidak bisa lagi berobat ke rumah sakit. Tidak sanggup mengobati kakinya yang pecah, anggota tubuhnya yang terpotong-potong. Sungguh! Sudah selayaknya Dunia Internasional mencatat hal ini.
Gambar Milisi Syiah Hizbullah Bunuh Masyarakat Awam yang Tinggalkan Aleppo jadi Viral
Saya harus segera menyelesaikan rekaman ini, sebelum saya pergi menemanai sahabat kecilku. Saya tidak tahu siapa namanya. Namun saya telah berjanji menemaninya setelah ia kehilangan banyak keluarganya.
Saya harus kembali menemuinya, dan berkata kepadanya bahwa dunia sedang mendengar. Bahwa dunia ingin mendengar. Bahwa orang-orang di dunia ini akan bersatu untuk melakukan sesuatu. Untuk menghentikan semua kejahatan yang mendera rakyat Aleppo secara khusus dan Suriah secara umum.
Terakhir. Saya ingin tegaskan sekali lagi kepada kalian. Jangan lagi mau dikecoh oleh siapapun. Tidak perduli dia bernama Obama, Putin, Asaad, atau siapapun namanya. Mereka mengatakan bahwa apa yang terjadi di Suriah adalah perang melawan teroris. Bahwa yang berkecamuk di Aleppo hari ini adalah usaha mereka memberantas teroris. Jangan percaya!
Saya Bilal Abdul Karim. Jazakumullahu Khairal Jaza. Sebar luaskan video ini. Jangan beranjak pergi sebelum kamu menyebarkannya!*/MR Utama