Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

Lima Rumah Sakit Menjadi Debu, Jurnalis Amerika di Aleppo Layangkan “Surat Terbuka”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Desember 2016 08:21 8:21 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Desember 2016 08:21
Bagikan
Bilal Abdul Karim dari On the Ground News (OGN)
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang jurnalis berkebangsaan Amerika Serikat (AS), Bilal Abdul Karim melayangkan surat terbuka terkait keadaan terkini di Aleppo, Suriah.

Jurnalis yang yang bekerja pada kantor berita On the Ground News (OGN) ini telah berada di Suriah dan melakukan kerja jurnalis sejak masa awal terjadinya konflik.

Melalaui video yang diunggah oleh chanel Youtube OGN TV  pada tanggal 25 November 2016 itu, Bilal mengaku mewakili rakyat Aleppo, menyuarakan rasa yang ingin disampaikan oleh setiap warga Aleppo yang kini tengah berada diantara kedzaliman membabi buta Rezim Bashar Al-Asad dengan dukungan Rusia dan Iran.

Kekhawatiran Tragedi Srebrenica Berulang di Aleppo

Berikut salinan “surat” tersebut.

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh.

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

Saya Bilal Abdul Karim. Saya seorang jurnalis. Bekerja untuk OGN (On the Ground News). Namun hari ini, saya sedikit menjauh dari profesi tersebut. Karena saya ingin berbicara langsung kepada kalian. Sebagai seorang biasa yang terkurung di Aleppo Timur. Hendak menyampaikan sesuatu kepada dunia.

Apa yang akan saya sampaikan sebenarnya sangat sederhana.

Apabila ada seorang di atas muka bumi ini menganggap bahwa peperangan yang terjadi di sini, di Suriah, adalah perang melawan Teroris. Maka saya yakinkan kepada Anda bahwa orang yang mengatakan demikian adalah orang yang dungu.

Saya ulangi lagi.

Siapa saja yang berkata kepada Anda, “Kami menyerang Aleppo karena kami ingin menindak Jabhah Fathu Syam (Jabahah An-Nusroh) dan kelompok teroris lainnya.” Ketahuilah sesungguhnya orang itu menganggap Anda tidak mengetahui apa-apa alias bodoh.

Di kota ini. Dalam satu pekan terakhir. Maksudku adalah tujuh hari yang lalu. Lima Rumah Sakit telah berhenti melayani para pasiennya. Apa maksudnya “berhenti melayani pasien?” Apakah berarti mereka menulis di sebuah papan, “Berhenti Melayani,” lantas papan pengumuman itu mereka gantung di depan pintu?

Tidak!

Yang aku maksud adalah kelima Rumah Sakit itu tidak melayani pasien karena telah berubah wujud menjadi debu! Rudal-rudal itu membunuh para dokter, pasien, anak-anak, wanita, dan siapapun yang berada di area rumah sakit. Ya. Itulah yang ku maksud mereka tidak lagi melayani pasien!

Mereka dihujani oleh bermil (sejenis bom gentong), rudal dan roket.

Kantor kami (On the Ground News) berada di dekat salah satu rumah sakit itu. Semua orang melihat saya mengenakan pakaian ini selama sepekan. Karena seluruh pakaian kami terbakar oleh rudal-rudal itu serta kobaran api yang menyertainya.

Hari ini saya tidak bermaksud memberi pelajaran tentang sejarah yang terjadi di Aleppo.

Tapi kamu harus mengajukan satu pertayaan pada diri mu sendiri. “Bagaimana mungkin seorang yang telah membunuh lebih dari setengah juta rakyat Suriah bukanlah teroris. Sebaliknya, kelompok-kelompok kecil yang beraktifitas di Suriah malah dituduh sebagai teroris?”

Saya sampaikan kepada kalian dengan gamblang. Bahwa kelompok-kelompok kecil yang berada di Aleppo Timur itu, mereka bekerja kerjas, berjuang melindungi rakyat Aleppo dari serangan musuh-musuh yang hendak membunuh mereka.

Tentara Nasional Suriah. Mereka itulah yang telah membunuh dan melukai banyak orang. Kini, rakyat Suriah tidak bisa lagi berobat ke rumah sakit. Tidak sanggup mengobati kakinya yang pecah, anggota tubuhnya yang terpotong-potong. Sungguh! Sudah selayaknya Dunia Internasional mencatat hal ini.

Gambar Milisi Syiah Hizbullah Bunuh Masyarakat Awam yang Tinggalkan Aleppo jadi Viral

Saya harus segera menyelesaikan rekaman ini, sebelum saya pergi menemanai sahabat kecilku. Saya tidak tahu siapa namanya. Namun saya telah berjanji menemaninya setelah ia kehilangan banyak keluarganya. 

Saya harus kembali menemuinya, dan berkata kepadanya bahwa dunia sedang mendengar. Bahwa dunia ingin mendengar. Bahwa orang-orang di dunia ini akan bersatu untuk melakukan sesuatu. Untuk menghentikan semua kejahatan yang mendera rakyat Aleppo secara khusus dan Suriah secara umum.

Terakhir. Saya ingin tegaskan sekali lagi kepada kalian. Jangan lagi mau dikecoh oleh siapapun. Tidak perduli dia bernama Obama, Putin, Asaad, atau siapapun namanya. Mereka mengatakan bahwa apa yang terjadi di Suriah adalah perang melawan teroris. Bahwa yang berkecamuk di Aleppo hari ini adalah usaha mereka memberantas teroris. Jangan percaya!

Saya Bilal Abdul Karim. Jazakumullahu Khairal Jaza. Sebar luaskan video ini. Jangan beranjak pergi sebelum kamu menyebarkannya!*/MR Utama

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aleppobashar al assadBilal Abdul KarimiranJurnalis Amerika di AleppoRezim Bashar Al-AsadRumah Sakit Alepporusiaserangan di Alepposuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jelang Persidangan, Pria Turki Tersangka Pembunuhan 3 Aktivis Kurdi Meninggal di Paris
Tulisan selanjutnya Organisasi Bantuan Turki Produksi 65 Ribu Roti Jumbo Perhari untuk Pengungsi Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?