Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

Maya Mar’i, Gadis ‘Kaki Kaleng’, Menemukan Harapan di Turki

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Juli 2018 11:26 11:26 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Juli 2018 11:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Atas izin Allah dan bantuan lembaga kemanusiaan Turki, Maya el Mar’i (8 tahun),  seorang pengungsi di Istanbul setelah meninggalkan Aleppo, Suriah. Dia tidak memiliki kaki karena kondisi bawaan. Ayahnya, yang mengalami kondisi serupa, membuat kaki pendek darurat dari hanya bahan-bahan yang tersedia, yakni kaleng dan plastik.

Hanya satu yang Maya inginkan: “Saya punya satu impian, dan itu adalah berjalan.”

Ia kini berada di Istanbul, Turki, dengan penuh harap bisa mewujudkan impiannya itu. Dr. Mehmet Zeki Culcu, seorang ahli kaki palsu profesional yang mengetahui penderitaan Maya dari media sosial, menawarkan diri untuk membantu Maya setelah Bulan Sabit Merah Turki membawa ayah dan putrinya itu ke Turki.

Kepada Anadolu Agency, El Mar’i mengatakan ayah-anak ini akan dipertemukan dengan ahli prostetik di Turki, dan menyatakan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah Turki dan terutama kepada Bulan Sabit Merah.

“Para dokter mengatakan dia lahir dengan cacat fisik dan mengamputasi kaki di bawah lututnya,” tutur el Mar’i.

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

“Putri saya selalu menderita karena kakinya selalu terkena batu, dan ia juga terkadang terjebak dalam lumpur,” tambah ibunya, Rabia Mar’i. “Dia tidak bermain seperti teman-temannya, dan ia harus pergi ke sekolah, jadi (mendapatkan) kaki palsu sekarang sangat penting.”

Baca: Video Kaki dari Kaleng Gadis Suriah Undang Rasa Iba

Maya, yang berasal dari wilayah Aleppo, sampai akhirnya  pindah ke Istanbul untuk tinggal bersama ayahnya di sebuah kamp untuk orang-orang yang terlantar di wilayah Idlib di Suriah utara, korban Perang Suriah selama tujuh tahun.

Prostetik buatannya telah dirakit bersama oleh ayahnya Mohammad el Mar’i (34),  yang juga memiliki fisik yang sama yang dikenal sebagai amputasi kongenital. Prostetik adalah alat buatan yang menyerupai bentuk bagian tubuh untuk menggantikan bagian tubuh tersebut yang hilang atau rusak.

Maya, seperti ayahnya, bisa bergerak lebih mudah dengan merangkak. Namun operasi baru-baru ini, yang semakin mengurangi panjang anggota tubuhnya telah menghalangi nya.

“Setelah operasi, dia tidak dapat bergerak dan duduk sepanjang waktu di tenda,” kata Mohammad kepada AFP dalam sebuah wawancara di klinik Istanbul.

“Agar dia bisa keluar dari tenda, saya punya ide untuk memperbaiki tubing tubangnya, diisi dengan bahan spons untuk mengurangi tekanan.

“Lalu, aku menambahkan dua kaleng tuna kosong karena plastiknya tidak cukup kuat untuk menahan gesekan dengan tanah.”

Baca: Ikon Perlawanan Palestina Berusia 16 Tahun Tiba di Turki 

‘Sebuah hidup baru’

Dengan prostetik buatan ini, Maya akhirnya bisa berjalan di luar tenda dan bahkan bisa pergi sendiri ke sekolah di kamp.

Maya el Mar’i dan ayahnya sampai di sebuah klinik di Turki [AFP]
Mohammad, yang memiliki lima anak lain tidak ada yang menderita kondisinya, mengatakan ia mengganti tabung plastik sebulan sekali dan kaleng sekali seminggu.

Berbicara kepada AFP di klinik, Maya duduk di pelukan ayahnya di kursi roda, mengaku kewalahan oleh pengalaman hari-hari terakhir.

Ayahnya juga akan diberikan kaki prostetik di klinik Turki. Tetapi di atas itu semua nasib putrinya yang paling mengkhawatirkannya.

“Lebih penting dia bisa berjalan sehingga dia bisa mandiri. Ini akan menjadi seperti kehidupan baru bagi kami, ”katanya.

“Saya bermimpi melihat dia berjalan, pergi ke sekolah dan kembali tanpa menderita,” tambahnya.

  Baca: “Ayah, Angkat Saya!” Jerit Anak Suriah dengan Kaki Putus dalam Ledakan Bom

‘Penderitaan menjadi harapan’

Untuk memenuhi harapan Maya, Dr Culcu memutuskan mencari donadi untuk biaya kaki prostetik keduanya.

“Kami telah dihubungi oleh orang-orang di seluruh dunia yang ingin memberikan donasi. Tapi masalah ini ditutup dan saya akan menanggung biayanya, ”katanya.

Dia mengatakan anggota badan buatan sendiri yang dibangun ayahnya di kamp Idlib kemungkinan besar akan membuktikan manfaat besar karena mereka telah terbiasa berjalan.

“Kita tidak bisa benar-benar menyebut apa yang dia miliki prostetik,” kata Dr Culcu.

“Ini semacam sistem darurat baginya untuk berjalan. Dengan energi putus asa, tanpa alasan apa pun, ayahnya mengubah penderitaan itu menjadi harapan.”

“Maya akan berjalan,” kata Dr Mehmet Zeki Culcu, yang dikenal spesialis prostetik ini. “Insya Allah, dalam waktu tiga bulan,” tambahnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AleppoBulan Sabit Merah TurkiKaki Kalengkaki palsuMata el MariMaya el Mar’iMehmet Zeki CulcuPerang SuriahprostetiksuriahTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dosen Ummul Qura Makkah: Kedzaliman dan Kebodohan Penyebab Perselisihan
Tulisan selanjutnya Shalat, Obat Hati dan Bekal Rohani

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?