Ketua Umum Perhimpunan KB PII, Letjen (Purn) Z A Maulani di Jakarta, Minggu (18/5) mengatakan, tayangan pornografi dan pornoaksi serta ancaman narkoba telah meracuni sebagian generasi muda yang saat ini sudah berada di ambang batas toleransi. Kepada masyarakat, KB PII juga mengimbau agar para keluarga dapat mewaspadai dan selektif terhadap bacaan dan tayangan TV, VCD terutama bagi anak-anak. ZA Maulani juga mensinyalir ada kekuatan yang secara sadar untuk menyebarkan pornografi. “Kami juga mendesak kepada DPR untuk segera menyusun RUU anti pornografi dan pornoaksi,” katanya. Maraknya tayangan yang berbau pornografi dan pornoaksi telah memunculkan berbagai aksi protes dari berbagai komponen masyarakat. Toh demikian, televisi seolah tak mendengar keluhan masyarakat. (wpd/cha)