Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Hamzah Haz Minta Waspadai Mossad

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 11 Juli 2003 09:08 9:08 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Juli 2003 09:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Rencana penggunaan staf pengajar dari intrelijen Israel (Mossad) untuk sekolah intelejen di Batam rupanya membuat perhatian Wakil Presiden Hamzah Haz. Menurut Hamzah, perlu diberi perhatian dengan sikap berwaspada dan didahului dengan cara berunding dengan pihak berkait, misalnya Majelis Ulama. Seperti dikutip Kompas Kamis (10/7/2003) lalu, Wakil Presiden Hamzah Haz mengatakan perkara ini perlu dilakukan agar usaha meningkatkan mutu intelijen tidak menimbulkan masalah baru. “Kita harus hati-hari jangan sampai kebijakan meningkatkan kualitas justru menimbulkan masalah yang baru,” ungkap Hamzah Haz yang ditemui wartawan di Istana Wapres, Jakarta. Berdasarkan penjelasan Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Asad, Institut Intelijen Negara di Sentul dan Sekolah Intelijen Internasional di Batam, sedang mempertimbangkan staf pengajar dari Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA), KGB dari Rusia, dan Mossad dari Israel. Semuanya masih dalam perencanaan selama penggunaan staf pengajar tersebut dimungkinkan. Wapres menilai, masyarakat Indonesia seharusnya memaklumi bahwa dalam rangka meningkatkan kualitas intelijen Indonesia memang diperlukan staf pengajar yang merupakan ahli serta profesional dalam bidangnya. Namun, lanjut Hamzah, harus dilakukan melalui pranata yang tidak menimbulkan konflik. Kepala BIN AM Hendropriyono kepada wartawan Selasa (8/7) mengatakan, sekolah intelijen yang didirikan di Indonesia merupakan yang pertama kali di dunia. Kepada wartawan Hendro menampik jika pendirian sekolah intelijen di Indonesia dianggap atas inisiatif Amerika Serikat (AS) yang sebelumnya telah membuka pusat studi terorisme dengan Malaysia. “Pendirian sekolah intelijen dimaksudkan sebagai sebuah ilmu dan seni yang dilihat dari berbagai persepektif dan aspek,” katanya, didampingi Rektor Universitas Indonesia Prof Usman Chatib Warsa. Menurut Hendropriyono, gagasan pendirian sekolah intelijen bermula dari pertemuan multilateral intelijen se-ASEAN di Jakarta pada Juni 2002 lalu. Waktu itu, Presiden menyampaikan bahwa di masa depan tantangan global bersifat multidimensional dan ancaman bersifat transnasional. Hal itu perlu dirumuskan jawaban yang formatnya dari sebuah sudut pandang ilmu. Menurut rencana, mahasiswa sekolah intelijen ini berasal dari berbagai negara di ASEAN dan negara lainnya. Jumlahnya pada tahap awal sebanyak 100 mahasiswa. Untuk sekolah intelijen di Batam keluarannya bergelar master, sedangkan di Sentul bergelar sarjana strata-1 (S1). Seperti dimuat di berbagai media, dua hari lalu, Presiden Megawati meresmikan sekolah intelijen internasional di pulau Batam, dekat dengan negara Singapura. Tetangga Indonesia yang selama ini dikenal sebagai tangan kanan gerakan Zionis dan Yahudi di Asia Tenggara (kmp/bh/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tuntutan VHP Dirikan Kuil di Bekas Masjid Ditolak
Tulisan selanjutnya Sheikh Al-Azhar: “Malaysia Contoh Negara Islam”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?