Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Wapres: Depag Dapat Menindak Media Massa Amoral

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 14 Juli 2003 09:55 9:55 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Juli 2003 09:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Wakil Presiden Hamzah Haz menyatakan pihaknya telah menyarankan kepada Deprteman Agama (Depag) agar berani bertindak terhadap aktivitas apa pun yang mengganggu akhlak seseorang setelah UU Sisdiknas dibeerlakukan. “Saya sudah minta Depag untuk berani bertindak dengan melarang kegiatan-kegiatan di media massa, TV dan siaran maupun aktivitas umum lain, yang bertentangan dengan penanaman akhlak masyarakat dan mengusik keimanan serta ketaqwaan seseorang,” kata Wapres di Bandar Lampung, Ahad, (13/7/2003), kamarin. Dalam Silaturahmi Ulama dan Istighotsah Kubro di Pelataran Stadion Sumpah Pemuda Kompleks PKOR Way Halim, di hadapan ribuan umat Islam dan warga NU se-Lampung, Hamzah Haz menyatakan, pelarangan oleh Departemen Agama yang mewakili pemerintah terhadap aktivitas media massa dan lainnya yang cenderung pornografis dan amoral tak perlu harus menunggu UU Pornografi. “Jaminannya sudah ada dalam UU Sisdiknas, jadi Depag tak perlu ragu-ragu menindaknya sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya didampingi Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi dan Plth Gubernur Lampung Tursandi Alwi. Hamzah menegaskan, dalam UU Sisdiknas dicantumkan ketentuan pendidikan dan penanaman akhlak dan keimanan yang harus dijalankan yang tujuannya untuk menciptakan pendidikan yang berakhlak dan dapat dilaksanakan oleh semua agama tanpa terkecuali. “Tidak hanya Islam,” tuturnya. Menurut Hamzah Haz, amanah para pendiri bangsa yang paling penting untuk dilaksanakan adalah memberikan jaminan kesejahteraan kepada masyarakat dan memberikan kecerdasan bagi umat. Karena itu, upaya pencerdasan dilakukan dengan pendidikan yang berakhlak, yang berkualitas dan dikerjakan bersama-sama dengan seluruh masyarakat, termasuk melibatkan para ulama. Wapres menggambarkan, betapa persoalan akhlak bagi generasi muda menjadi sangat penting. Di antaranya, adalah menghadapi bahaya penyalahgunaan narkoba dan pornografi yang makin merajalela. Narkoba, tidak hanya menjangkiti mereka yang punya uang atau sudah dewasa, melainkan juga merembet pada anak-anak dan orang yang tidak berpunya. “Sekitar dua hingga tiga juta orang yang kena narkoba di Indonesia ini dan memerlukan penanganan serius,” kata Hamzah. Ia menyebutkan, ancaman narkoba akan sangat menghabiskan dana dalam jumlah besar, bahkan bisa saja kalau tidak terkendali para penggunanya dapat menghabiskan anggaran pembangunan yang tersedia. “Apa gunanya kita membangun kalau hanya habis untuk menangani narkoba itu,” ujar Hamzah. Wapres juga mengingatkan adanya kecenderungan melencengnya reformasi, sehingga malah menyimpang dari kepribadian bangsa. Dicontohkan, penyampaian aspirasi masyarakat sebaiknya tidak menggunakan cara-cara kekerasan dan anarkis. “Saya yakin kalau demo dilakukan dengan santun apalagi menggunakan cara-cara berakhlak, pasti aparat akan bersimpati dan tidak akan melakukan penangkapan atau menggunakan kekerasan,” kata Hamzah. Karena itu, dia mengimbau umat Islam dan masyarakat umumnya agar tidak terjebak pada pertentangan agama melalui pemberlakukan UU Sisdiknas. “Jangan sampai UU Sisdiknas dibenahi tapi berdampak pada pertentangan dan persaingan antaragama,” kata Hamzah. Sementara itu dalam kapasitas selaku warga NU, Hamzah Haz menyatakan saat ini organisasi massa Islam terbesar itu diibaratkan masih harus membersihkan dengan “mencuci piring” yang kotor sebelumnya. “Nasib NU itu tidak jauh berbeda dengan bangsa Indonesia yang kini masih terpuruk, semua yang dimiliki praktis sudah habis dan tinggal mencuci piringnya,” kata Hamzah Haz. Karena itu, ia mengajak umat untuk mendoakan agar organisasi Islam itu bersama para pimpinannya yang sekarang bekerja keras mencuci piring, sehingga pada saatnya akan mendapatkan pahala dari Allah SWT. “Insya Allah kerja keras pimpinan dan warga NU sekarang ini mendapatkan pahala yang banyak,” kata Hamzah lagi. (mi/ant)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Popularitas Bush Menurun Akibat Iraq
Tulisan selanjutnya Mantan PM Australia Tuduh Howard Sengaja Cari Musuh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?