Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mantan PM Australia Tuduh Howard Sengaja Cari Musuh

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Juli 2003 09:54 9:54 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Juli 2003 09:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menurut Fraser, semenjak Australia di pimpin Jophn Howard, negara ini menjadi begitu tunduk kepada Amerika Serikat (AS).

Fraser melemparkan kecaman itu dalam artikel yang ditulis untuk Sydney Morning Herald Senin, (14/7/2003). Menurut Fraser, sudah tiba masanya untuk bertanya pada pemerintah pimpinan Howard. Apakah dia menjaga kepentingan rakyat Australia atau AS.

Fraser yang mengetuai pemerintah konservatif dari 1975 hingga 1983 menyebut kontroversi berhubungan dakwaan Howard bahwa Iraq mencoba membeli uranium dari Afrika.

“Dakwaan tersebut dibuat berdasarkan laporan intelijen palsu, “kata bekas Perdana Menteri itu.

Fraser juga menuduh bahwa pihak pemerintah telah gagal membela rakyat Australia yang ditahan oleh tentera AS sejak perang di Afghanistan usai.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pemerintah Howard hanya berdamai dengan keputusan AS yang menahan dan membicarakan warga Australia, David Hicks di mahkamah militer karena diyakini terlibat terorisme, tambahnya.

“Sebagaian pihak percaya kita sekarang sudah menjadi sekutu yang sangat penurut.”

Kemarin Howard mengungkapkan bahwa dirinya sudah tidak percaya lagi terhadap klaim adanya program pengembangan senjata pemusnah masal oleh Iraq. Padahal, dalih itu yang dulu mendorong Howard mengirim pasukannya ke Iraq membantu AS dan Inggris.

Howard sendiri menyebut keputusannya mengirim 2.000 pasukan Australia ke Iraq sebagai tindakan sesat. Meski dia mencoba berdalih bahwa itu dilakukan dengan tidak sengaja.

Dia mengaku, penasihat intelijennya, Office of National Assessments, yang mengetahui bahwa dalih AS itu bohong tidak memberitahu dirinya. Juga tidak ada pemberitahuan dari agen mata-mata lainnya.

Sementara itu, kalangan Partai Buruh yang menjadi oposan utama pemerintahan Howard melihat bahwa dia makin kehilangan kepercayaan. Meskipun nasibnya tidak separah PM Inggris Tony Blair yang terus mendapat tekanan karena “kekeliruannya” membela AS menyerang Iraq. (afp/bbc/aapum)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wapres: Depag Dapat Menindak Media Massa Amoral
Tulisan selanjutnya Rakyat Inggris Tak Lagi Percayai Blair

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro

Berita
5 Juni 2026 18:57
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?