Hidayatullah.com–Hasil sementara Pemilu dari pusat tabulasi nasional KPU hingga Selasa pagi sekitar pukul 07.00 WIB menyebutkan, partai PDI-P mengumpulkan 75,354 suara atau sekitar 19,70 persen dari total suara yang masuk sebanyak 382.440. Menyusul kemudian Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 69.094 suara atau 18,06 persen, Partai Golkar 59.034 (15,43 persen), Partai Demokrat 42.853 (11,20 persen) dan Partai Keadilan Sejahtera 35,381 suara (9,25 persen) Dari data itu terungkap rekapitulasi bahwa suara yang masuk umumnya masih didominasi dari daerah-daerah di Pulau Jawa, sedangkan Sumatera bagian barat, utara hingga Propinsi Nangroe Aceh Darussalam dan sebagian besar Kawasan Timur Indonesia (KTI) belum masuk. PKS dan PD Melesat Sementara itu, dua Parpol baru, Partai Demokrat (PD) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang sangat tidak diperhitungkan banyak orang justru mendominasi perolehan suara wilayah Jakarta untuk pemilihan DPR. Sejak Senin siang, perolehan suara kedua partai itu terus menguasai lebih dari 43 persen suara yang telah masuk ke dalam penghitungan KPU. Berdasarkan data KPU yang diterima Antara di Jakarta, Selasa pagi, Partai Demokrat (PD) mendapatkan 21.330 suara atau 21,60 persen, dan Partai Keadilan Sejahtera 21.954 suara (22,23 persen). Kemudian Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan 13.885 suara ( 14,06 persen), Partai Persatuan Pembangunan 8.043 (8,14 persen), Partai Golongan Karya 8.200 (8,30 persen), Partai Amanat Nasional 6.729 (6,81 persen), dan Partai Damai Sejahtera 5.229 suara atau 5,29 persen. Partai Kebangkitan Bangsa mendapatkan 3.194 suara atau 3,23 persen, Partai Bintang Reformasi 3.073 (3,11 persen), Partai Nasional Indonesia Maehaenisme 177 (0,17 persen), Partai Buruh Sosial Demokrat 257 (0,26 persen), Partai Bulan Bintang 1.292 (1,30 persen), Partai Merdeka 177 (0,17 persen), Partai Persatuan Demokrasi Kebangsaan 496 (0,50 persen), Partai Perhimpunan Indonesia Baru 229 (0,23 persen), Partai Nasional Banteng Kemerdekaan 395 (0,40 persen), Partai Keadilan Dan Persatuan Indonesia 305 (0,30 persen), Partai Penegak Demokrasi Indonesia 311 (0,31 persen), Partai Persatuan Nahdlatul Ummah 380 (0,38 persen), Partai Karya Peduli Bangsa 1.938 (1,96 persen), Partai Patriot Pancasila 616 (0,62 persen), Partai Sarikat Indonesia 223 (0,22 persen), Partai Persatuan Daerah 858 (0,61 persen), dan Partai Pelopor 199 (0,20 persen). KPU hingga Selasa pukul 07.00 WIB baru menghitung 98.717 suara untuk wilayah pemilihan Jakarta. [Ant/gtr]