Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kehidupan Masyarakat Meulaboh Mulai Pulih

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Januari 2005 18:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah,com—Wartawan Hidayatullahcom, Abdul Hadi Damanik, bersama tiga wartawan Antara, kemarin petang (2/1/05) berhasil masuk kota Meulaboh setelah menumpang pesawat helikopter tentara AS dan truk TNI.

“Dari Lanud Blangbintang, pada pukul 13.34 kami berangkat ke Meulaboh dengan menumpang pesawat helikopter tentara AS. Tapi tidak langsung ke Meulaboh, melainkan singgah sejenak ke kapal induk USS Abraham Lincoln yang berlabuh di Selat Malaka untuk mengisi bahan bakar. Setelah itu terbang lagi, tapi juga tidak langsung ke Meulaboh, melainkan mendarat di Lanud Cut Nyak Din di kabupaten Nagan Raya, pada pukul 17.00. Dari situ kemudian melanjutkan perjalanan dengan truk TNI ke Meulaboh selama satu setengah jam. Kami melewati bekas desa-desa nelayan yang sudah rata dengan tanah. Yang kelihatan tinggal air,” kisah Abdul Hadi Damanik, yang akrab disapa Ahmad.

“Kampung kami hancur karena diterjang ombak tsunami setinggi pohon kelapa,” ungkap Misri, seorang nelayan setempat kepada Ahmad.

Para wartawan ini kemudian menginap di markas Kompi C, TNI AD, di Meulaboh.
Pada pagi harinya keempat wartawan tersebut berkesempatan berkeliling kota Meulaboh dengan menyewa sebuah mobil angkutan umum, selama lima jam hingga tengah hari.

Dari pantauan itu nampak masyarakat Meulaboh mulai menunjukkan aktivitas kehidupannya. Pasar tradisional mulai dibuka. Sebagian masyarakat mulai membenahi rumah-rumah mereka yang hancur. Alat-alat berat seperti traktor, yang merupakan sumbangan dari pemerintah Singapura sudah mulai bekerja di sejumlah ruas kota.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Yang menggembirakan, dari pantauan itu ternyata kerusakan di Meulaboh tidak separah yang diperkirakan Wapres Jusuf Kalla. Sebelumnya Kalla memperkirakan 80 persen kota Meulaboh hancur. Sedangkan menurut pantauan para wartawan kerusakan hanya sekitar 60 persen saja. “Memang pemukiman di dekat pantai rusak parah, namun kondisi di tengah kota tidak seberapa hancur. Masih banyak rumah berdiri,” ujar Ahmad.

Di Meulaboh para wartawan sempat berjumpa dengan Bupati Aceh Barat, Syahbuddin.
Menurut Syahbuddin, penduduk Meulaboh dan sekitarnya yang tewas berjumlah sektiar 7.000 orang. Sebagian besar mayat sudah dimakamkan. Sebagian lagi di masih dicari di antara tumpukan puing-puing.

Para pedagang mulai berani membuka tokonya setelah mendapat jaminan keselamatan dari Danrem Teuku Umar, Kolonel Jirham Antara. Pasar dan pusat pertokoan mendapat kawalan sejumlah tentara untuk menghindari terjadinya penjarahan oleh masyarakat.* (shw)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Masyarakat Turki di Jerman Sumbang Rp 621 Juta untuk Korban Bencana di Aceh
Tulisan selanjutnya PBB: ‘Generasi Anak-anak Tsunami akan Tumbuh di Asia’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?