Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Menuai Rumah Tuhan “ala Gereja Bethany”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Juli 2008 02:58
Bagikan
Bagikan

ImageHidayatullah.com–"Successful Bethany Families", itulah ikon Gereja Bethany Indonesia. Visi Gereja Bethany ini pertama kali dicanangkan sang pendiri, Pendeta Abraham Alex Tanuseputra.

Sinode Gereja Bethany Indonesia, atau Bethany merupakan sebuah Sinode yang berbadan hukum gereja Indonesia dan berpusat di Surabaya. Bethany merupakan salah satu gereja dengan teologi karismatik dengan denominasi Pentakostal. Gereja ini merupakan anggota dari Persekutuan Injili Indonesia (PII).

Sinode Gereja Bethany Indonesia berdiri dan diakui pemerintah secara resmi melalui Surat Keputusan Dirjen Bimas Kristen Departemen Agama RI No. DJ.III/Kep/HK 00.5/5/158/2003 pada tanggal 17 Januari 2003. Namun, sejarah Bethany sudah dimulai puluhan tahun sebelum Gereja ini berdiri secara independen sebagai sebuah sinode tersendiri.

Gereja Bethany didirikan pertama kali oleh Abraham Alex Tanuseputra, di Surabaya tahun 1978,  saat itu tergabung sebagai bagian dari Sinode Gereja Bethel Indonesia (GBI).

Tahun 1977,  ia kembali merintis persekutuan doa di sebuah garasi di rumahnya di Surabaya, Jl. Manyar Rejo  dengan jumlah anggota sekitar 7-10 orang. Tapi jemaatnya kembali bertambah. Tahun 1978, ia kembali mendirikan Gereja Bethany di Jl. Manyar Rejo I/29 Surabaya. Jemaatnya kala itu sekitar 200 orang.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Tahun berikutnya, 1982, jemaatnya bertambah dan tidak bisa tertampung lagi meskipun sudah diadakan dua kali kebaktian pada hari Minggu. Karenanya, ia membangun tempat yang baru di Jl. Manyar Rejo I/33 dengan kapasitas 1000 orang. Lagi-lagi jemaatnya tidak bisa menampung.

Tahun 1985, ia meluaskan bangunan di sebelah awning yaitu di Jl. Manyar Rejo II/36-38,dengan kapasitas 3500 orang.  Gedung inilah yang sampai saat ini dipakai sebagai tempat ibadah Gereja Bethany Pusat.

Tahun 1987, Abraham Alex Tanuseputra memulai visi baru gerejanya  dengam proyek pembangunan Graha Bethany yang terletak di Surabaya, dengan kapasitas 20.000 jemaat dalam 1 kali kebaktian. Inilah yang dikenal dengan Gedung Bethany di Jalan Nginden, Surabaya.

Anugerah tak hanya pada perkembangan gereja dan jemaatnya. Tahun 1988, Abraham Alex Tanuseputra dianugerahi gelar Doctor of Philosophy dari International Christian University – USA, atas Thesis nya yang berjudul “Hak dan Kuasa Mencipta Oleh Orang Percaya dan Lahir Baru”.

Tahun  berikutnya, 1995, ia kembali mendapat anugerah berupa, Doctor of Divinity dari Lee College, Cleveland – USA.

1000 Gereja

ImageTepat tahun 1996, Bethany terus berkembang di berbagai cabang.  Tak hanya di Indonesia, ia juga berekspansi ke luar negeri. Tahun itu, gerejanya sudah mencapai 100 cabang.

Tahun 1997, saat ulang tahun ke-19, cabang telah menjadi 254 buah.  Tepat tahun 1999, menjelang akhir milenium pertama, Bethany telah berkembang menjadi hampir 1000 cabang yang tersebar di dalam dan luar negeri.

Dari 7 jemaat dan kini telah berkembang diperkirakan mencapai 70 ribu jemaat, Abraham bisa terus menuai dan mengembangkan rumah Tuhan.

“Tahun 1980-1987 kami menabur lagi, dan dari taburan itu selama 7 tahun akhirnya terbangun gereja-gereja di seluruh Indonesia. hampir 1000 gereja, yang terbagi dalam tiga wilayah, yaitu wilayah Timur, Tengah dan Barat. Berdasarkan dari siklus yang dari apa yang telah berlangsung itu, maka dapat dilihat, bahwa setelah Manyar menabur, maka akibatnya menuai banyak gereja. Tahun 1990-1997, kami menabur lagi sampai tahun 2000, sehingga pembangunan Gereja Ngiden dapat diselesaikan. Tahun 2000-2007 kami menabur lagi di beberapa tempat baik di Surabaya, maupun di Jakarta,” ujar Pendeta Abraham Alex Tanuseputra sebagaimana dikutip dalam Renungan "Bethany" bulan Maret tahun 2008.

Melalui "Cross, Crown, and Glory" (Salib, Mahkota, dan Kemuliaan), Bethany berharap bisa membawa jemaat Tuhan untuk "menyalibkan" manusia sehingga layak memperoleh mahkota dan hidup dalam kemuliaan Tuhan.

Dengan dimulainya pembangunan Menara Doa Jakarta (MDJ) 15 April 2004, Pdt. Abraham Alex Tanuseputra berharap dapat meluaskan pelayanan Tuhan ke seluruh penjuru dunia. [cha, www.bethanychurchsydney.org.au dan berbagai sumber/hidayatullah.com]

foto 1: Graha Bethany Nginden, foto 2: Pdt. Abraham [bethany.org] 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sembilan Tentara Amerika tewas di Afganistan
Tulisan selanjutnya Catatan Lain Menara “Kontroversi” Jakarta

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?