Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Tokoh Liberal Mengaku Kalah Suara Soal Isu “Neolib”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Juni 2009 19:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Perdebatan soal ekonomi neoliberal dan ekonomi kerakyatan dalam pemilihan presiden adalah sesuatu yang bagus. Namun kelompok yang dianggap sebagai pembela ekonomi liberal justru kalah suara. Pernyataan ini disampaikan Direktur Program Freedom Institute, Hamid Basyaib kemarin.

“Sebetulnya mereka tak diam. Mereka menjawab, cuma yang memberi stigma neoliberal lebih berhasil,” kata pria yang juga Direktur Eksekutif Strategic Political Intelligence ini.

Di mata Basyaib, sebutan neoliberal adalah masalah stigmatisasi. Stigma ini bisa dibandingkan dengan stigma ‘komunisme’ atau ‘Islam fundamentalis’.

“Substansinya tidak jelas. Suara mereka (kelompok neoliberal) tenggelam di bawah kritikan-kritikan. Tak ada satu pun aktivis LSM yang tidak mengecam. Jadi kalah suara, kalah keras,” katanya.

Basyaib menyebut, pertarungan wacana ekonomi kerakyatan dan ekonomi liberal bermutu. Justru yang membingungkan adalah pernyataan-pernyataan Susilo Bambang Yudhoyono dalam menepis isu neoliberalisme tersebut.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kapitalisme rambut hitam, itu pernyataan aneh dari SBY. Yang dimaksud itu apakah pengusaha besar, menengah, atau kecil? Orang bisa tersinggung dengan pernyataan itu. Apa salahnya berbisnis,” kata Basyaib.

Basyaib yang juga dikenal pengasong paham liberal di Indonesia mengingatkan, tanpa sektor bisnis sebuah negara tidak akan jalan. Di Indonesia ada jutaan orang yang berusaha di sektor ekonomi. “Apa ini yang dikecam? Saya kan boleh punya supermarket, rambut saya hitam, saya bayar pajak. Para pengusaha saat ini mulai heran,” katanya.

Para pengusaha adalah lokomotif perubahan. Entrepeneurship atau kewirausahaan seharusnya dikembangkan, karena menyerap tenaga kerja cukup besar. [jtm/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ulama Mesir Berpolemik Penggunaan Parfum Beralkohol
Tulisan selanjutnya Bashar Assad Ajak Dunia Tangani Masalah Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

drone peledak Houthi
Berita

Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain

Berita
19 Oktober 2026 12:54
Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat

Terbaru

  • Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
  • Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
  • Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
  • Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
  • Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
  • Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?