Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Organisasi Dakwah Masih Mendemo Pemerintahan China

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Juli 2009 14:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Rabu siang, (15/7), sekitar 500 mahasiswa yang tergabung dalam SALAM dan Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) se-Jakarta, Bogor, dan Bekasi, menggelar sejumlah aksi sekaligus long march ke beberapa tempat. Di antaranya, Kedubes China, Kedubes Jerman, bundara HI, dan terakhir Istana Negara.

Di Kedubes China, tempat awal massa melakukan aksi, diwarnai sejumlah teatrikal dan orasi dari beberapa ketua LDK.  Orasi tersebut berisi tekanan terhadap pemerintah China agar bersikap adil dan tidak rasialis terhadap muslim Uighur. Dalam kesempatan tersebut, menurut Agung Nurwijaya, Humas FSLDK, juga dilakukan pemberian surat penyataan kepada Kedubes China.

“Surat itu berisi, tidak ada darah lagi yang tertumpah di Uighur, terapkan otonomi daerah di Uighur, dan penegakan hak asasi manusia (HAM) sebagai hak entitas muslim Uighur,” kata Agung kepada hidayatullah.com.

Sementara di Kedubes Jerman, massa meminta agar pemerintah Jerman tidak bertindak diskriminatif dan rasialis terhadap muslim, khususnya masalah jilbab. Sebagaimana diketahui, Jerman membuat UU yang melarang pemakaian jilbab.

“Oleh sebab itu, kita minta agar pemerintah Jerman memperbolehkan pemakaian jilbab,” ujarnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Usai aksi di Kedubes Jerman, massa kemudian bertolak menuju bundaran Hotel Indonesia (HI). Seperti sebelumnya, massa membentangkan spanduk sambil mengitari bundaran HI dan melakukan aksi solidaritas terhadap Muslim Uighur. Massa meminta agar negara-negara di dunia dan PBB turun tangan memberikan solidaritas kepada muslim Uighur.

Di tempat berbeda, Forum Wanita Muslimah Kabupaten Lebak, Banten, mengecam keras tindakan pembantaian muslim Uighur yang dilakukan etnis Han di Provinsi Xinjiang, China.

“Kami meminta pemerintah China bertindak tegas terhadap pelaku pembunuhan kepada umat Islam Uighur itu,” kata Ketua Forum Wanita Muslimah Kabupaten Lebak, Endoh Mahfudoh, di Rangkasbitung, kemarin.

Endoh mengatakan, jika pemerintah China tidak segera mengatasi kerusuhan etnis dianggap telah melanggar Hak Asasi Manusia (HAM) karena tidak mampu melindungi warganya sendiri.

Selain itu, pemerintah Indonesia juga diminta memutuskan hubungan diplomatik dengan China. [ans/hat/hidayatullah.com]    

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dr. Ayman Khalil: Shalat Dhuha Berjamaah Tidak Diperbolehkan
Tulisan selanjutnya Puluhan Dai dan Guru Pesantren Sudah Pernah ke Amerika

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

Berita
21 Juli 2026 14:37
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?