Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Sikap Minta Jabatan Tak Ada Dalam Tradisi Muhammadiyah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Juli 2009 20:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ketua PP Muhammadiyah Din Samsuddin menegaskan, walaupun tidak mendapat jabatan menteri pada kabinet periode mendatang, Muhammadiyah tetap mengabdi kepada bangsa dan negara Indonesia.

Hal ini dikatakan Din Samsuddin, saat menjawab pertanyaan wartawan di Jakarta, Senin (27/7), terkait kemungkinan masuk atau tidaknya kader Muhammadiyah di dalam komposisi kabinet mendatang.

Menurut Din, Muhammadiyah jauh lebih tua dibanding negara Indonesia. Sebelum Indonesia merdeka, Muhammadiyah telah menunjukkan pengabdiannya di tengah masyarakat Indonesia dalam berbagai bidang.

Namun Din tidak menampik selama ini di setiap kabinet pemerintahan ada kader Muhammadiyah yang menduduki jabatan menteri tertentu. Karena memang, katanya, Muhammadiyah banyak memiliki kader yang siap mengabdi kepada masyarakat melalui jalur formal pemerintahan.

Muhammadiyah tidak akan meminta jabatan menteri kepada Presiden, karena sikap seperti ini tidak ada dalam tradisi Muhammadiyah.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Terkait dengan telah usainya penghitungan hasil rekapitulasi nasional oleh KPU yang menempatkan pasangan SBY-Boediono sebagai pemeroleh suara terbanyak, Din memberi apresiasi kepada KPU yang telah menjalankan tugasnya secara maksimal, walaupun kinerja KPU belum sempurna, masih banyak kekurangan, bahkan kecurangan. Terutama berkaitan masalah DPT.

Dia meminta dan mendorong kepada pasangan yang tidak menerima hasil keputusan KPU tersebut untuk menyelesaikannya melalui jalur hukum, menggugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kalau sudah ada keputusan dari MK, semua komponen masyarakat harus menerima.

“Pasangan capres-cawapres yang mengajukan gugatan ke MK harus menunjukkan sikap kenegarawannya,” harapnya.

Muhammadiyah juga, katanya, setelah ada keputusan MK barulah akan memberi ucapan selamat kepada SBY-Boediono kalau memang dinyatakan sebagai pemenang. Dia berharap agar MK bekerja secara profesional atas dasar prinsip kejujuran, bertanggungjawab, berintegritas, dan memutuskan secara objektif.

Karena keputusan MK-lah yang akan menjadi penentu hasil final dari proses Pemilu 2009 ini, tegasnya.

Ketika ditanya apakah Muhammadiyah akan terlibat aktif ikut bersama pasangan yang tidak setuju hasil keputusan KPU mengajukan gugatan ke MK, dengan tegas Din mengatakan, Muhammadiyah tidak akan terlibat. Muhammadiyah bukan peserta Pemilu, jadi tidak akan ikut secara hukum dan masuk politik praktis.

“Muhammadiyah merupakan gerakan politik nilai. Jadi hanya mendorong para pihak yang tidak sepakat untuk menggugat ke MK,” katanya. Walaupun Din mengakui sejak awal mempunyai pandangan dan sikap yang sama tentang permasalahan DPT bersama pasangan Mega-Prabowo dan JK-Wiranto. [pel/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perceraian Merusak Kesehatan Wanita
Tulisan selanjutnya Jumlah Pemukim Yahudi di Tepi Barat Mencapai 300 Ribu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro

Berita
5 Juni 2026 18:57
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?