Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Santri Berubah Pandangan Setelah Diundang ke Amerika

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Agustus 2009 14:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Adalah Fatimah Irfaniarti Ridhwan, putri pasangan Arif Ridhwan dan Tita Juwitaningsih, yang pada tahun 2008 memperoleh kesempatan menikmati satu tahun sekolah di Michigan lewat program beasiswa AFS-YES (American Foundation Service-Youth Exchange Student). Senang sudah pasti, namun ada guratan kekhawatiran juga di benaknya.

Apalagi banyak tanggapan miring tentang Amerika. Soklah, individualisme, dan glamour. Belum lagi tayangan-tayangan di film yang membuat persepsi siswi SMA Al Ulum Terpadu pada negara tersebut agak tak nyaman.

Sekelebat adegan di film-film, di mana mobil-mobil berkejar-kejaran dan peluru melesat terbang tak tentu arah, menerobos lampu merah, dan  lain-lainnya, bermain-main di benaknya. Namun, pada faktanya apa yang dibayangkan Fatimah amat jauh berbeda.

“Mereka sangat welcome dan sosial, sama sekali tidak individualis,” tutur kakak Ali Habibi Ridhwan ini saat ditemui Global. Bahkan dikatakan oleh dara manis berusia 18 tahun ini, banyak yang dapat dipelajarinya selama berada di ujung benua sana.

Kedisipilinan yang mematri di sel-sel kehidupan warga Amerika, begitu mengena di hatinya. Termasuk  kebiasaan ‘memegang buku di mana saja’. Entah di halte, di kelas menunggu masuk sekolah, atau di waktu senggang. Pokoknya buku di mana-mana.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Istilahnya anak bandel sekalipun pasti suka membaca buku,” tambahnya.

Menonton televisi amat jarang dilakoni anak-anak di tempatnya menimba ilmu. Mereka hanya akan duduk manis di depan televisi ketika acara favorit mereka tayang. Selebihnya mereka lebih memilih berkegiatan lain ketimbang menghabiskan banyak waktu di depan si ‘mata satu’.

Pengalaman-pengalaman ini juga memberikan pandangan baru bagi Fatimah terhadap Amerika. “Ternyata Amerika tidak seperti di film-film…” cetusnya. Tak ada diskriminasi yang dirasakannya. Justru teman-temannya di sana ingin banyak tahu tentang Indonesia dan bertanya tentang banyak hal, di antaranya alasan mengapa penggemar artis Dian Sastro ini mengenakan jilbab.

“Jadi tugas aku juga memberikan penjelasan kepada setiap pertanyaan mereka,” terangnya.

Mewakili Sumut

Sebagaimana diketahui, belum lama ini, dua siswa asal Sumatera Utara (Sumut) terpilih mendapatkan beasiswa ke Amerika Serikat (AS) melalui program pertukaran pelajar antarbangsa. Mereka lolos setelah melewati berbagai seleksi yang digelar Yayasan Bina Antarbudaya, bekerja sama dengan A Partner of Intercular Program America.

Kedua siswa tersebut adalah Fatimah Irfaniati Ridwan, siswa SMA Yayasan Perguruan Islam Terpadu Al Ulum, dan seorang lagi siswa Yayasan Pendidikan Islam Syafiatul Amaliah Medan. Mereka tinggal di AS selama setahun dan menjalani pertukaran pelajar di Negeri Paman Sam itu.

Program pertukaran pelajar yang biasa dikenal American Field Service (AFS) Youth Exchange and Studies (YES) ini sudah berjalan 50 tahun di Indonesia. Berbagai pelajar Indonesia sudah memperoleh kesempatan mencicipi pendidikan di luar negeri.

Pengalaman Fatimah selama satu tahun penuh di Michigan benar-benar berarti untuk dikenang. Kepulangannya dari Amerika membuat gadis yang hobi menulis ini memiliki dua sisi pandangan berbeda menyikapi suatu hal. Ia bahkan berharap bisa kembali ke Amerika.

“Aku berharap segala yang baik yang kudapat di Amerika bisa kuteruskan di sini dan aku akan mencoba peluang untuk dapat kembali ke sana,” pungkasnya seraya tersenyum. [cha, berbagai sumber/hidayatullah.com]

 

Foto: Club AFS Semarang [dari afsclubsemarang]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Depag Selenggarakan Dialog Antar-Ormas Islam
Tulisan selanjutnya Muhammadiyah: Tak Ada Hubungan Wahabi dan Terorisme

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September

Terbaru

  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?