Hidayatullah.com—Badan Litbang dan Diklat Depag melalui Puslitbang Kehidupan Keagamaan, menggelar dialog antar-pimpinan agama Islam di Jawa Timur. Dialog ini bertajuk ‘Pengembangan dan Peningkatan Wawasan Multikultural’ antara pimpinan agama Islam pusat dan daerah, berlangsung di Jawa Timur dan Sulawesi selatan.
Dialog Wawasan Multikultural di Jawa Timur berlangsung mulai Rabu (5/8) hingga Jumat (7/8) di Bangil, Purwodadi, Pasuruan, Sukorejo, dan Surabaya.
Sejumlah tokoh dan ulama pusat itu antara lain dari unsur Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia, Dewan Dakwah Islamiah Indonesia, PBNU, Pimpinan Pusat Aisyiah, DPP Mathla’ul Anwar, DPP Front Pembela Islam, PB Perhimpunan Al Irsyad, DPP Persatuan Tarbiyah Islamiyah, serta Muslimat NU.
”Tujuannya antara lain untuk memperlancar komunikasi antarpimpinan ormas-ormas Islam, baik di tingkat pusat maupun di daerah,” papar Kepala Puslitbang Kehidupan Keagamaan Litbang Depag, Abdurrahman Mas’ud di Jakarta, Selasa (4/8).
Menurut Abdurrahman, dialog ini juga bertujuan menumbuhkan saling pengertian serta sikap saling menghargai dan mempercayai di antara pemimpin agama Islam pusat dan daerah.
”Tentunya juga untuk menyatukan visi dan misi bersama dalam mengemban amanah dakwah para pemimpin agama Islam pusat dan daerah tentang pembinaan umat Islam yang lebih berkualitas dan dinamis di masa depan. Khususnya peningkatan kerjasama nyata dalam menanggulangi masalah-masalah kemiskinan dan kebodohan,” tegas Abdurrahman. [dep/hidayatullah.com]