Hidayatullah.com– Kakanwil Depag DKI Jakarta, H Ahmad Fauzan Harun, SH, menyeru kepada para petugas haji untuk selalu banyak beristigfar. Sebab, banyak hal yang yang terjadi di luar dugaan manusia, yang tak pelak petugas kerap dibayangi keluh kesah dan kritik dari jama’ah terkait penyelenggaraan haji yang tidak sesuai mekanisme.
Peserta pendaftar haji tak pernah berkurang tiap tahunnya. Bahkan kian tahun kian menukik. Tentu, kata Fauzan, berbarengan dengan itu fasilitas pelayanan haji dituntut untuk terus meningkat dan menjadi lebih baik.
“Namun, sudahkah semua itu tidak menimbulkan keluh kesah jama’ah haji,” tukas Fauzan pada acara pengukuhan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Jakarta, kemarin.
Fauzan mengakui, sejauh ini memang selalu muncul keluhan tentang pelayanan haji, baik terkait petugas ataupun fasilitas yang disediakan. Meski pihaknya rutin melakukan evaluasi setiap kali selesai musim haji, namun hasilnya belum dapat memberikan kepuasan kepada para jama’ah. Padahal dari evaluasi tersebut, dilakukanlah berbagai perbaikan sesuai dengan kondisi yang terjadi pada musim yang sudah berjalan.
“Melayani jama’ah haji, tidak sekedar dengan keterampilan atau kemampuan fisik saja. Tapi harus ditopang dengan zikir dan tawakkal,” pesannya.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dalam sambutannya yang dibacakan Sekda DKI Jakarta, Muhayat, menghimbau dan mengharapkan agar petugas haji dapat bersikap lebih arif dan lebih sabar.
Jamaah haji yang akan diberangkatkan tahun ini dari embarkasi Jakarta sendiri sebanyak 21.985 orang. Terdiri dari DKI Jakarta 7.147 orang yang tergabung dalam 16 kloter, Banten 8.462 orang dalam 19 kloter, serta Lampung 6.131 orang tergabung dalam 14 kloter. Termasuk dua kloter gabungan terdiri dari DKI dan Lampung, serta DKI dan Banten. [ain/hidayatullah.com]
insert: Dikhy Sasra/dtc