Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Bali dan Lombok Surga Kaum Pedofilia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 November 2009 17:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pernyataan ini disampaikan Profesor Dr. Luh Ketut Suryani, Presiden Committee Against Sexual Abuse (CASA), sebuah komite yang menangani pelecehan seksual terhadap anak-anak. Berkat upaya CASA, masyarakat Bali perlahan-lahan mulai menyadari betapa bahayanya pedofil ini.

Sementara itu, masyarakat Bali sudah mulai menyatakan perang terhadap kaum pelaku pedofilia. Tapi, ujar Profesor Dr. Suryani, penegak hukum yang tadinya sangat memperhatikan kepentingan anak-anak, belakangan mulai berubah sikapnya. Mereka mengutamakan kekuasaan dan uang.

Akibatnya beberapa orang asing yang seharusnya dihukum lewat Undang-Undang Perlindungan Anak, yakni minimal tiga tahun, maksimal 15 tahun penjara, bisa tidak dijerat dengan undang undang ini.

”Malahan ada satu orang asing yang melakukan kekerasan seksual terhadap 12 anak, tapi bisa bebas dari Undang-Undang Perlindungan Anak. Ia hanya dihukum enam bulan. Mungkin sekarang sudah pergi dari Bali.”

Internasional

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Oleh karena itu, penegak hukum harus diyakinkan untuk mau menggunakan hati nuraninya dan tidak terpengaruh dengan uang, ujar Prof. Dr. Suryani. Ia berharap, sebaiknya kerja sama internasional digalakkan.

“Seharusnya mereka yang dicekal karena sudah melakukan tindakan pedofilia di negaranya, pihak berwenang negara asal memberikan informasi kepada polisi di seluruh dunia,” ujarnya

Hal ini untuk mencegah agar pelaku pedofilia ini tidak aktif bekerja kembali di tempat lain.

”Saya melihat beberapa pedofil, baik dari Belanda, Australia, Italia, dan Prancis, dengan mudah datang ke Bali karena pihak berwenang Bali tidak mendapatkan informasi bahwa mereka adalah pedofil,” tambahnya.

Kasus pedofilia di Bali sebenarnya tidak sebanyak di Lombok. Alasannya karena di Lombok tidak banyak yang bergerak melawan kaum pedofil.

 “Di Lombok orang tidak melarang anak-anak diperlakukan seperti itu. Malahan masyarakat lebih mendukung aktivitas ini, sehingga LSM di Lombok mengalami kesulitan. Jadi berbeda dengan kami di Bali, yang didukung masyarakat. Sedangkan teman-teman kami di Lombok banyak dihalangi tokoh-tokoh agama,” lanjutnya.

Menurut Prof. Dr. Suryani, harus ada pendekatan kepada tokoh-tokoh agama bahwa anak-anak di bawah usia 18 tahun, jika mengalami kekerasan seksual, akan bisa sangat membahayakan masa depannya.

Perlu diinformasikan pula bahwa pelaku pedofilia tidak selalu orang asing, kata Prof. Dr. Suryani. Orang Bali dan orang Indonesia di Bali juga bersalah melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak. [rnwl/wwwhidayatullah.com]

ilustrasi :http://e-kuta.com

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muslim AS Galakkan “Kembali Selamatkan Nilai Keluarga”
Tulisan selanjutnya Riset: Pensiun Bikin 10 Tahun Lebih Muda

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?