Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kaum Liberal Beralih ke Isu Multikulturalisme

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Maret 2010 19:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Peneliti di Institute for Policy Studies (IPS), Amran Nasution, mengungkapkan bahwa tidak ada kecenderungan perkembangan liberalisme di dunia. Sehingga menjadi lucu jika diajukannya permohonan agar UU Penistaan Agama dihilangkan agar semua bebas melakukan penistaan agama, dan negara tidak turut campur dalam mengurus masalah beragama.

Pengusung ide pluralisme di Indonesia, jelas Amran, telah mengabaikan begitu saja pendapat bahwa sanksi penistaan agama yang terjadi di Eropa dan Amerika sebenarnya tak kalah sektarian.

Demikian juga perundang-udangan yang mengatur masalah penistaan keyakinan ada di setiap negara. Bahkan kadangkala diterapkan lebih ekstrim.

Amran menyebut, misalnya, mantan Presiden Amerika Serikat Goerge W Bush yang Kristen konservatif dan Presiden AS sekarang Barack Obama yang seorang Protestan Liberal.  “Justru saya melihat, agenda ini (liberalisme, red) menguntungkan agenda Barat. Intinya, “War on Islam” (Perang terhadap Islam),” papar Amran, saat ditemui Hidayatullah.com di kediamannya, belum lama ini.

Selama dekade terakhir ini, gerakan liberalisme di Indonesia lebih kepada pengusungan semangat perjuangan hukum dan hak asasi manusia (HAM), dan demokrasi. Sebab dengan mengusung agenda tersebut, kemungkinan bantuan dana dari Barat bisa mengalir lebih lancar.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Lihat saja sekarang, ada berapa banyak LSM yang mengusung HAM berdiri. Ia menyebut, Freedom Institute, Maarif Institute. Setara Institut-lah, dan banyak lainnya. Mereka dibiayai Ford Foundation,” ujar Amran, yang juga mantan Koordinator Liputan desk politik di Majalah Tempo ini.

Kalangan liberal yang kerap mengusung isu gender, demokrasi, dan pluralisme, sempat menyatakan kepada media bahwa mereka tidak setuju dengan pernikahan secara sirri. Hal ini dinilai Amran sebagai bentuk inkonsistensi mereka dalam menabalkan ide-idenya.

“Kesetaraan gender mereka setuju, tapi nikah siri mereka tidak setuju. Kan, lucu,” papar Amran.

Sependapat dengan Amran,  advokat Munarman SH, menilai agenda liberalisme di Indonesia adalah “UUD”, maksudnya  “Ujung-ujungnya Duit,” cetusnya.

Munarman memetakan agenda kaum liberal di Indonesia dengan ide-ide yang diusungnya. Agenda mereka kini lebih kepada isu-isu gender.

“Dari isu gender, dipecah lagi jadi dua, yaitu masalah hak waris dan poligami,” ungkap Munarman. Isu-isu tersebut kemudian dihimpun menjadi satu keseluruhan dengan apa yang disebut dengan multikulturalisme. “Pengapusan Undang-Undang PNPS salah satunya di sana,” katanya. [ain/hidayatullah.com]

Ilustrasi: Sébastien Désarmaux/Godong/Corbis

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:agamaliberalold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saksi: Tersangka Ditembak dari Jarak Dekat
Tulisan selanjutnya Israel Lakukan Pemalsuan Paspor Besar-besaran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Berita
31 Agustus 2026 19:36
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?