Hidayatullah.com–Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat memutuskan tidak mengundang sejumlah ormas bermasalah pada acara Kongres Umat Islam (KUI) yang akan berlangsung 7 sampai 9 Mei 2010 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, nanti.
Salah satu organisasi yang tak diundang MUI adalah Lembaga Dakwah Islamiyah Indonesia (LDII). Menurut KH. Cholil Ridwan, tak diundangnya LDII lebih karena adanya ajaran menyimpang dalam organisasi mereka.
Menyikapi hal ini, Ketua LDII Pusat Prasetyo Sunaryo mengaku belum menerima kabar terkait tidak dilibatkannya LDII dalam KUI. Kendati demikian pihaknya tak kecewa dengan keputusan yang telah diambil MUI tersebut.
“Saya rasa semua keputusan yang berdasar musyawarah untuk mufakat akan melahirkan keputusan yang bijaksana,” kata Prasetyo kepada hidayatullah.com.
Menyoal alasan MUI bahwa LDII adalah organisasi sesat sehingga tak diundang, Prasetyo menduga tak diundangnya LDII lebih karena lembaga yang dipimpinnya masih tergolong kecil.
”Kami sudah terwakili oleh organisasi lainnya,” jelasnya. [syaf/hidayatullah.com]