Hidayatullah.com–Maraknya industri keuangan syariah di Indonesia disambut positif oleh masyarakat, khususnya di Jawa Timur dengan mendirikan pasar syariah.
Hadirnya pasar syariah juga didukung oleh pemerintah khususnya Kementerian Negara Koperasi dan UKM dengan diresmikan secara langsung oleh Menkop UKM, Syarief Hasan sekaligus meninjau pedangang pasar syariah pertama di Indonesia yang menjadi prototipe pasarberbasis ekonomi syariah.
Pemrakarsa Pasar Syariah Az-Zaitun I I Surabaya Jl Kutisari Selatan XIII Surabaya Hadi Suroso Imam Zadjuli di Surabaya, mengatakan difinisi pasar syariah adalah pasar dimana barang yang diperjualbelikan halal. Selain itu transaksi perdagangan yang dilakukan di pasar syariah itu juga jujur, bersih, bebas rokok, dan murah meriah.
“Pasar ini menerapkan prinsip syariah termasuk dalam hal pembiayaan. Di sini tidak ada persaingan karena yang ada saling menolong, brotherhood dan sisterhood,” katanya.
Hadi Suroso juga mengatakan, pasar syariah juga memiliki fasilitas pendanaan At-Tin Islamic Foundation yang memberikan bantuan pinjaman kepada pedagang pasar tanpa bunga.
Sementara itu, Menkop UKM, Syarief Hasan mengatakan, pasar syariah Az-Zaitun di Jawa Timur itu akan menjadi bukti bahwa konsep syariah mampu memecahkan persoalan bangsa.
“Saya berharap ini akan menjadi prototipe pasar yang berpihak pada rakyat, konsumen, dan pelaku usaha sehingga semua kepentingan terakomodasi,” katanya.
Jawa Timur akan menjadi prototipe provinsi di Indonesia yang menerapkan pasar tradisional berbasis syariah. Menteri menekankan, pasar tersebut hendaknya menerapkan konsep syariah dari hulu ke hilir.
“Konsep pembiayaan harus berdasarkan syariah dalam implementasi, ketentuan, dan keberpihaknnya,” katanya.[pkesi/hidayatullah.com]