Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pakar: Media Massa Banyak Terjebak dalam Budaya Pop

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Juli 2010 17:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Guru besar filsafat Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung, Prof Bambang Sugiharto, mengemukakan media massa telah terjebak dalam budaya pop yang menggempur sejak dekade 1980-an, karena itu masyarakat harus cerdas dan kritis.

Ia mengemukakan hal itu saat berbicara dalam diskusi bertajuk “Pop Culture and Visual Art” yang digelar Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya bekerja sama dengan Dewan Kesenian Jawa Timur (DKJT) di kampus setempat, Kamis.

Dalam diskusi dengan pembicara utama dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Dr Djuli Djatiprambudi itu, ia mengatakan era globalisasi membuat tradisi warisan leluhur bangsa-bangsa Timur seperti Indonesia mendapat serangan budaya pop dan budaya visual.

“Nasihat moral keagamaan dirongrong keputusan praktis dan pragmatis. Begitu juga tampilan-tampilan santun semacam kebaya panjang dengan motif visual batik dilindas mode kaos kutungan `semau gue` plus gambar-gambar seronok,” katanya.

Dalam kegiatan yang digelar sebagai rangkaian program Tahun Kunjungan Jatim 2011 itu, Bambang menyoroti budaya pop merupakan budaya yang paling dipahami dan disukai publik umum, namun keberadaannya dinilai rendahan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Dalam kacamata industri budaya, seni pop juga dinilai sebagai produk kapitalisme yang bersifat massal dan dikelola terus menerus oleh jejaring media iklan semacam televisi, radio, sinema, dan internet,” katanya.

Ia mencatat benturan tradisi dan budaya pop di Indonesia menunjukkan gelagatnya pada dekade 1980-an yang ditandai dengan perubahan situasi sosial ekonomi Indonesia yang mengarah pada liberalisasi.

“Liberalisasi ekonomi membuka kantong budaya urban yang mengarah pada budaya pop. Kantong-kantong itu seperti menjamurnya kafe, butik, mal, plasa, galeri, dan semacamnya. Perilaku masyarakat pun didikte dari estetis dan religius menjadi komoditas perdagangan yang ditentukan pasar,” katanya.

Ironisnya, media massa seperti televisi, radio, surat kabar, dan jejaring internet pun terjebak dengan membalik strata budaya dan tata perilaku masyarakat, sehingga tidak ada lagi standar yang bisa dijadikan acuan, karena semuanya menjadi festival, kemeriahan, dan permainan yang kabur.

“Permainan citra pada kehidupan masyarakat sekarang telah menutupi kebenaran. Kebenaran politik menjadi kabur dengan banyaknya politik citra seperti dalam kasus `cicak-buaya`. Begitu juga dengan kebenaran moralitas menjadi hilang batas seperti tarik ulur pornografi yang tak pernah selesai,” katanya.

Dalam situasi kekacauan budaya saat ini, ia mengimbau masyarakat awam untuk lebih cerdas dan kritis dalam memilih, sehingga tidak mendapatkan barang yang bagus tapi jelek kualitasnya. [ant/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Libanon Tangkap Mata-Mata Israel ke-2 di Perusahaan Telekomunikasi
Tulisan selanjutnya Dijerat Pelanggaran Estetik Gara-Gara Tulisan “Yesus“

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?