Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

antv Hentikan Tayangan Infotainment, Bagaimana TV Lain?

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 Juli 2010 18:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Anggota Komisi I DPR yang membidangi informasi dan komunikasi, Ramadhan Pohan, mengapresiasi langkah antv menghentikan seluruh siaran infotainment-nya mulai 2 Agustus 2010 ini.

Komisi I bahkan menunggu televisi lain mengikuti langkah stasiun yang berada di bawah Grup VIVA ini.

“Hal ini mereka lakukan dengan kesadaran sendiri. Kami tunggu stasiun televisi lain mengikuti langkah mereka,” kata Ramadhan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat 30 Juli 2010.

Politisi Demokrat itu menyatakan, Komisi I gembira karena antv telah berinisiatif tanpa harus dilarang terlebih dahulu. Ramadhan menegaskan, dalam rapat semalam antara Komisi I DPR, asosiasi televisi, dan direksi dari sepuluh stasiun televisi di Indonesia, disepakati bahwa siaran infotainment harus diperbaiki karena mereka telah melakukan banyak pelanggaran.

“Dalam rapat tadi malam, semua mengakui dan menyetujui bahwa siaran infotainment itu salah,” ujar Ramadhan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

 

Ia mencontohkan, kerapkali infotainment mengadu domba antara artis dengan ayah-ibunya sendiri, atau dengan teman-teman si artis. “Bayangkan, mengadu domba antarkeluarga. Apa itu yang dinamakan jurnalisme,” kata Ramadhan.

“Jurnalisme itu berisi fakta dan ditujukan untuk mengabdi kepada publik. Sementara infotainment selama ini lebih ditujukan untuk profit dan mencukupi 60 persen syarat siaran domestik,” ujar Ramadhan. Konflik dan keributan pribadi, lanjutnya, sangat tidak layak untuk ditampilkan.

Apalagi, menurut Ramadhan, artis bukanlah pejabat publik, politisi, atau penunggak pajak, yang harus selalu bersedia dikejar-kejar guna ditanya segala macam kehidupan tentang pribadinya. “Tidak ada kewajiban bagi artis untuk bersedia dikorek-korek kehidupan pribadinya,” ujar Ramadhan.

Pada akhirnya, Ramadhan yakin bahwa dari rapat semalam, muncul kesadaran kuat dari para pemilik televisi untuk mengubah format siaran infotainment mereka ke arah yang lebih baik. “Lebih baik mereka ubah sendiri daripada dilarang. Pun, lebih baik diedukasi daripada dilarang,” kata Ramadhan.

CEO antv, Dudi Hendrakusuma, menyatakan antv akan menghentikan tayangan infotainment mereka satu-satunya, Espresso, mulai 2 Agustus 2010. Dudi menjelaskan, meski infotaintment, tayangan itu tidak disiarkan secara langsung dan melalui tahap penyensoran.

Apa alasan antv menghentikan infotainment? “Alasannya  entah kebetulan atau tidak, belum sesuai dengan kebijakan program kita,” kata Dudi. Sebagai televisi family channel,  antv ingin memberikan tayangan yang edukatif. Bukan hanya soal rating. [viva/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 20% Lahan Subur Gaza Jadi Daerah Penyangga Israel
Tulisan selanjutnya Keteladanan, Kunci Keberhasilan Pendidikan Karakter

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?