Hidayatullah.com–Novartis diberitakan tengah menunggu kelengkapan administrasi pengadaan vaksin meningitis halal sebelum dapat didistribusikan.
Supaya tenggat waktu vaksinasi yang ditetapkan pemerintah dapat dipenuhi, distributor membutuhkan waktu dua minggu untuk mengirimkan vaksin ke 33 provinsi agar selanjutnya Dinas Kesehatan setempat bisa mendistribusikannya ke daerah-daerah untuk dilakukan penyuntikan.
Penyuntikan vaksin harus dilaksanakan setidaknya dua minggu sebelum keberangkatan calon jemaah haji.
Prosedur distribusi vaksin, program pelatihan, dan kebutuhan logistik, juga telah dipersiapkan untuk penyebarluasan vaksin ke daerah-daerah, segera setelah konfirmasi tertulis diterima oleh Novartis.
Vaksin meningitis yang dinyatakan halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini telah tersedia di gudang penyimpanan Novartis dan siap untuk didistribusikan kepada sekitar 214.000 calon jemaah haji di seluruh Indonesia, sesuai permintaan yang diterima dari distributor.
Novartis adalah perusahaan farmasi yang telah ditunjuk pemerintah Indonesia melalui Departemen Kesehatan untuk menyediakan vaksin meningitis yang bebas dari enzim babi bagi para calon jemaah haji dan umrah tahun ini.
Novartis memproduksi vaksin ini di pabriknya di Italia dan sebelumnya telah menerima sertifikat halal dari Islamic Services of America (ISA), lembaga serupa MUI di Amerika Serikat. [in/edm/hidayatullah.com]