Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Zakat adalah Gerakan Kaum Muda

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Oktober 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

 Hidayatullah.com–Ketua Forum Zakat (FOZ) Ahmad Juwaini mengatakan peran pemuda dalam pengelolaan zakat harus didukung dan dikembangkan oleh lembaga-lembaga zakat, karena pada dasarnya gerakan pembangunan zakat di Indonesia adalah gerakan yang diawaki oleh para pemuda. 
Hal ini dapat dilihat disemua tempat pengelolaan zakat yang profesional ataupun masih konvensional diisi oleh orang-orang yang berumur dibawah 30 tahun umunya.
“Gerakan zakat di Indonesia adalah gerakan kaum muda, mereka yang umunya merintis dan menginisiasi pengelolaan zakat.” Kata Ahmad.
Ahmad Juwaini mengatakan pandangannya tersebut disela-sela talk show kepemudaan bertema ”Peran Pemuda dalam Perkembangan Zakat: Amil adalah Profesi Pilihan” yang diadakan oleh Indonesia Magnificent Zakat(IMZ) di Gedung Fakultas Syariah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kamis(28/10).
Menurutnya, pembibitan kaum muda untuk menjadi amil-amil profesional harus dilakukan dengan lembaga-lembaga pendidikan yang terarah agar pemuda memahami dengan baik urgensi dan kemanfaatan menjadi amil. Seperti yang sudah dilakukan beberapa lembaga zakat dan perguruan tinggi yang mengadakan program pendidikan zakat.
“Penciptaan amil zakat itu sudah harus ditangani oleh pendidikan reguler yang lebih masih” ungkap Ahmad. Lebih lanjut,pendidikan zakat kepada para pemuda diperlukan untuk membongkar paradigma dan image yang kurang baik terhadap amil zakat diantaranya,anggapan tentang konotasi orang susah, gaji yang pas-pasan,dan masa depan yang tidak jelas. “Pemahaman yang baik tentang Amil zakat ke mereka, akan menghilangkan anggapan-anggapan buruk itu,” paparnya.
Menjadi amil, kata Ahmad, dasarnya mampu memberikan ruang para pemuda untuk berprestasi dan mewujudkan obsesi-obsesi positif dan idealisme mereka sebagai pemuda.
“Dengan menjadi amil pemuda dapat mengaktualisasi diri mereka, memperjuangkan cita-cita,dan membela umat, “ tutur Ahmad.
“Tetapi yang terpenting bagi mereka,menjadi amil itu adalah pintu pengabdian kepada Allah SWt,” tandas Ahmad.
Tak jauh berbeda dengan Ahmad ,menurut Tommi Hendrajati  dengan menjadi amil, pemuda dapat mengaktualisasi diri sekaligus berkomunikasi dengan kehidupan orang lain dan mendapatkan penghasilan.
“Mereka dapat bergelut dengan orang lain dan berbagi cerita dengannya, sekaligus mendapat penghidupan dari situ,” kata Tommi yang merupakan Program Director Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU).
Tambahnya lagi, hal yang terpenting yang dapat diraih seorang amil bukanlah sekedar mendapat penghasilan,karena bicara uang manusia tidak akan pernah cukup, tetapi perubahan sikap dalam memandang hidup yang lebih baik.
‘Mereka yang menjadi amil akan memahami dan mendapat ke Qona’ahan dalam hidup dan selalu dalam kesyukuran dalam menjalakna hidup“ Tandas Tommi.[bil/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hanya 5 Persen Guru Lokal untuk Program Tahfidz di Saudi
Tulisan selanjutnya Hidayatullah: Alihkan Juru Kunci ke Teknologi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?