Hidayatullah.com–Ketua Dewan Da`wah Islamiyah Indonesia (DDII) Dr Adian Husaini MA mengingatkan umat Islam agar mewaspadai dan tidak terpengaruh dengan paham pluralisme agama yang salah.
“Kini tidak jarang paham syirik (menyekutukan Allah) modern dibungkus dengan istilah-istilah indah, seperti pluralisme dan sebagainya. Pluralisme jangan dimaknai sebagai semua agama adalah sama-sama jalan yang sah menuju Tuhan yang sama,” katanya ketika menyampaikan Khutbah Idul Adha 1431 Hijriah di halaman Masjid Al Furqon Komplek DDII, Jl Kramat Raya Jakarta Pusat, Selasa (16/11).
Namun, kata Adian Husaini, menolak pluralisme bukan berarti menolak keberagaman dan kebhinnekaan.
Karena itu, Adian juga mengimbau umat Islam untuk memperkuat keyakinan terhadap agamanya dan menghindari mencampuradukkan kebenaran dan kebatilan.
Dalam khutbahnya, Adian juga menyampaikan sifat-sifat keteladanan yang dicontohkan Nabi Ibrahim AS sebagai “Bapak Ketauhidan” yang mengajarkan bagaimana mengesakan Allah SWT dan mencontohkan sikap pengorbanan dan keikhlasan dalam menjalani hidup.
Shalat Idul Adha di Masjid Al Furqon itu dihadiri ribuan umat muslim dari berbagai wilayah di Jakarta dan sekitarnya. Shalat Id di Komplek DDII itu dilaksanakan dalam dua gelombang.
Gelombang pertama dilaksanakan sekitar pukul 06.40 WIB dipimpin Imam Shalat Rawatib Masjid Al Furqon, Ustad Hasbullah Bahri, dengan khatib adalah Adian Husaini. Shalat Id gelombang kedua dilaksanakan sekitar pukul 07.40 WIB di lantai tiga Masjid Al Furqon, dengan imam Ustad Hafiz Maulana dan khatib Bachtiar Bakar. [invin/ant/hidayatullah.com]