Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

SPR: SBY Gunakan Sistem Politik Monarki

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Desember 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Gerakan yang menamakan diri Serikat Pengacara Rakyat (SPR) menuding gaya politik presiden SBY (Soesilo Bambang Yudoyono) yang monarki di mana kekuatan militer, keuangan, dan politik dipegang dan dikendalikan oleh Keluarga SBY.
Sebagaimana diulas media, polemik tentang status daerah istimewa Yogyakarta makin memanas terkait pernyataan Presiden SBY tentang status daerah ini dalam penyusunan Undang undang tentang Jogyakarta. SBY mengatakan, nilai-nilai demokrasi tidak boleh diabaikan. Oleh karena itu, tidak boleh ada sistem monarki yang bertabrakan dengan konstitusi mau pun nilai-nilai demokrasi.
Juru bicara Serikat Pengacara Rakyat Habiburokhman, mengatakan, pernyataan SBY itu tidak tepat karena walaupun kepala daerah Yogyakarta dipimpin secara otomatis oleh Sultan, hal tersebut tidak menunjukan sama sekali adanya penerapan sistim monarki dalam memerintah karena ada DPRD yang mengontrol dalam melakukan kebijakannya dalam memerintah.
“Kami justru berpendapat bahwa salah satu ciri pemerintahan monarki ada pada pemerintahan SBY, yaitu penempatan orang-orang di struktur kekuasaan yang patut diduga berlatar belakang nepotisme,” kata Habiburokhman di dalam rilis persnya kepada hidayatullah.com, Rabu (1/12).
Habiburokhman menilai, sistem monarki yang diterapkan SBY tampak dengan mengangkat iparnya Letjend Edy Pramono sebagai Pangkostrad. Lalu ipar lainnya menjadi Direktur BNI dan Istrinya sebagai dewan Pembina dan anaknya menjadi Sekjend Partai Demokrat. Praktek penempatan orang di struktur kekuasaan dengan latar belakang nepotisme, kata Rokhman, adalah praktek yang lazim terjadi di sistem monarki.
“Jadi justru SBY lah yang secara tidak langsung mengunakan sistim politik Monarki dalam suatu negara yang demokratis,” tuding Habiburokhman yang juga Ketua DPP Partai Gerindra Bidang Advokasi.
Sebab itu, lanjut Habiburokhman, pihaknya menduga kuat pernyataan SBY tentang status Yogyakarta merupakan sarana untuk mengesampingkan isu isu Hukum di Indonesia seperti Skandal Bank century, Skandal IPO KS serta keinginan SBY untuk menaikan BBM, serta mahalnya bahan bahan pokok. [ain/hidayatullah.com/]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 21 Anak Palestina Ditangkap Israel
Tulisan selanjutnya Hidayatullah Peduli Rehabilitasi Fisik dan Mental Korban Merapi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade

Berita
21 Juli 2026 18:02
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Terbaru

  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?