Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Amerika Berupaya Jalin Hubungan dengan Muslim Indonesia

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 10 Februari 2011 14:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Meski masih melakukan operasi militer di beberapa negara Islam seperti Irak dan Afganistan, Amerika Serikat tetap berupaya menjalin kerjasama dengan dunia Islam. Untuk pertama kalinya, Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta mengadakan acara sosialiasi bertajuk “Muslims in America” dengan mengundang perwakilan dari sekolah-sekolah Islam dan media-media Islam, di Jakarta, Kamis (10/11) pagi.

“Karena itu hanya media Islam saja yang kami undang, media sekulernya enggak,” kata Indar Juniardi, seorang staf senior bidang kehumasan Kedubes AS. Walau tidak mengundang media sekuler, namun seorang tokoh sekuler-liberal, Ulil Abshar Abdalla turut hadir, meski tidak turut berbicara.
 
Acara interaktif via fasilitas teleconference itu menghadirkan Utusan Khusus Amerika untuk Masyarakat Muslim, Farah Pandith, dan Imam Islamic Cultural Center of New York, Ustadz Syamsi Ali. Pandtih mengaku acara tersebut berarti penting baginya yang mempunyai tugas membangun kemitraan dengan dunia Islam.

“Dengan acara ini juga, saya bisa mendengar suara dari kalangan akar rumput,” kata Pandith yang kelahiran Srinagar, Kashmir yang terjajah India ini.

Sementara itu, Syamsi Ali mengatakan, Islam bukanlah hal yang baru di Amerika dan sudah ada sebelum tahun 1800-an.

Kata Syamsi, Islam di AS sangat beragam dari segi ras dan pemahaman atau madzhab. Dia menambahkan, meski aksi islamopobia meningkat tiga kali lipat pasca peristiwa 9 September, namun jumlah Muslim dari kalangan non-imigran malah meningkat.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Pandith dan Syamsi juga mengatakan, Muslim AS juga menjalin kerjasama dengan organisasi agama lain dalam kampanye melawan kebencian, seperti Islamopobia dan anti-Semitisme.

Mengingat kuatnya usaha Amerika dalam menyebarkan demokrasi ke seluruh dunia, termasuk ke dunia Islam, hidayatullah.com bertanya kepada Pandith tentang sikap AS terhadap pihak-pihak yang menolak demokrasi. Dan apa yang akan AS lakukan jika sewaktu-waktu, Indonesia menjadi negara Islam dan menerapkan syariah sebagai konstitusi negara.

Pandith mengaku tidak berkompeten untuk menjawab hal tersebut yang merupakan masalah kebijakan politik global AS. Namun dia menegaskan, AS tetap komitmen mendukung nilai-nilai universal, seperti kebebasan berpendapat dan kebebasan berorganisasi.

Wakil Atase Pers Kedubes AS, Corina R.Sanders mengatakan, peran AS adalah mendukung Indonesia menjadi lebih baik. AS tidak masalah Jika Indonesia menerapkan syariah.

“Tapi tergantung pada bagaimana Indonesia mendefinisikan syariah dan bagaimana perlakuan terhadap minoritas nantinya?” katanya.

Sekretaris II bidang politik Kedubes AS, Hillary C. Dauer mengatakan, dirinya pernah berkunjung ke Bulukumba di Sulawesi Selatan yang menerapkan Perda Syariah. “Saya melihat itu baik-baik saja. Syariah Islam versi Indonesia berbeda dengan Saudi Arabia,” katanya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tahun 2010 Setiap Hari 2 Anak Afghanistan Tewas
Tulisan selanjutnya Komnas HAM Curigai Kasus Penyerangan Ahmadiyah Rekayasa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga

Feature
30 Juni 2026 16:15
Hamas Berharap Pasukan Internasional Jadi Penghalang Pelanggaran ‘Israel’ di Gaza
Rusia Sempat Dituduh, Pipa Gas Nord Stream Ternyata Disabotase Tentara Ukraina
Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
Dua Anggota Garda Revolusi Iran Ditembak Mati dekat Kurdistan

Terbaru

  • Hamas Berharap Pasukan Internasional Jadi Penghalang Pelanggaran ‘Israel’ di Gaza
  • Aksi-Aksi Suporter Bola Dukung Palestina di Piala Dunia 2026
  • Akui Gagal Gulingkan Hamas, Netanyahu Siapkan “Migrasi Sukarela” bagi Penduduk Gaza
  • Rusia Sempat Dituduh, Pipa Gas Nord Stream Ternyata Disabotase Tentara Ukraina
  • Helikopter Mendarat Darurat di Laut Arab Satu Tentara Amerika Hilang
  • Membangun Peradaban dari Rumah: Ketahanan Keluarga sebagai Jalan Kebangkitan Umat
  • Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
  • MUI Perjuangkan Akses Hunian Layak bagi Dai dan Guru Ngaji
  • Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
  • Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?