Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Banyak Orang Mulai Tak Idolakan Nabi Muhammad

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 14 Februari 2011 08:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Nabi Muhammad SAW memiliki akhlak yang mulia (Khuluqun ‘azim). Tak ada cela sedikitpun. Dan, tak ada orang yang mampu menandingi akhlaknya. Bahkan, dikatakan, akhlak rasulullah ibarat al-Qur’an.

Karena itu, Allah SWT menyuruh hamba-Nya agar menjadikan Rasulullah sebagai idola (Uswatun hasanah) dalam segala aspek kehidupan; rumah tangga, sosial, bahkan politik sekalipun. Akhlak Rasulullah luas, tak hanya mencakup satu aspek saja.  

Hal itu dikatakan Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Ustadz Syuhada Bahri, Ahad (13/2). Tapi, sayangnya, kata Syuhada, jaman sekarang, tak banyak orang yang mau menjadikan Nabi Muhammad sebagai idola, panutan hidup. 

Masyarakat, kata Syuhada, lebih suka mengidolakan seseorang yang berbau materialistik dan hedonistik. Lihat saja, ujarnya, para artis yang begitu digandrungi oleh berbagai lapisan masyarakat. Bahkan, menurutnya, gaya para artis; dari pakaian, kendaraan, cara bicara dan sebagainya selalu diikuti. Hari ini, misalnya, keluar di layar kaca, besoknya sudah booming di pasaran.   

Sedangkan, jelas Syuhada, tidak dengan Nabi Muhammad. Pola hidup beliau sekarang justru dianggap kolot dan tidak jamani. Lebih dari itu, kata Syuhada, jika ada yang mau mengikuti cara hidup Nabi Muhammad, jenggot atau celana di atas lutut, misalnya, justru dianggap teroris, radikalis atau cap tak kalah tendensius lainnya. Hal itu, katanya, justru menjadikan orang jauh bahkan takut untuk mengikuti jejak Rasulullah.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Karena itu, Syuhada berpesan kepada umat Islam agar mau menjadikan Nabi Muhammad sebagai idola.

“Jadikanlah Rasulullah sebagai idola, panutan hidup dalam sebagai aspek kehidupan,” katanya. Kendati demikian, menurutnya, hal itu tidak mudah, butuh tarbiyah yang terus menerus, tanpa henti. * 

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Siswa SMP Penemu Anti Virus ARTAV Dapat Beasiswa Kuliah di ITB
Tulisan selanjutnya MUI Jatim Larang Perayaan Valentine

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
MUI Siapkan RUU Pencegahan dan Penanggulangan LGBTQ, Akan Dibahas di KUII VIII 2026
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Terbaru

  • Jadi Kepala Biro Politik, Khalil Al-Hayya Umumkan 6 Prioritas Hamas
  • MNF 2026: Membela Palestina adalah Hak Kita!
  • MUI Siapkan RUU Pencegahan dan Penanggulangan LGBTQ, Akan Dibahas di KUII VIII 2026
  • Prajurit di Balik Layar, Pelita di Pinggir Jalan: Jejak Langkah Chumam Dasuki Merawat Literasi
  • ‘Israel’ Disebut Gali Parit Berisi Buaya di Sekitar Blok Penjara Tahanan Hamas
  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?