Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Lima Juta Penduduk Indonesia Pecandu Narkoba

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 10 April 2011 07:12
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sekitar lima juta lebih penduduk Indonesia terdata sebagai pecandu obat terlarang narkoba.

“Dari jumlah ini sepertiga di antaranya sudah terjangkit HIV/AIDS akibat sering berganti jarum suntik dan seks bebas,” kata Penyuluh Badan Narkotika Nasional (BNN) Andi Prawira di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Sabtu.

Ia mengemukakan hal itu dalam sosialisasi bahaya penggunaan obat terlarang di Islamic Centre Pamekasan, Madura, Jawa Timur, yang juga dihadiri Wagub Saifullah Yusuf.

“Dari kalangan remaja, jumlah pecandu narkota tercatat 1,5 juta.

Bagi kami ini bukan persoalan besar lagi, tapi sudah menjadi bencana besar bagi anak bangsa di negeri ini,” kata Andi Prawira.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Menurut Andi, dari berbagai wilayah yang ada di Indonesia, DKI Jakarta tercatat sebagai daerah terbanyak masyarakatnya yang mengonsumsi narkoba, kemudian Jawa Barat, lalu Jawa Timur.

“Ini kalau soal narkoba. Tapi kalau HIV/AIDS, Jawa Timur menempati urutan kedua setelah DKI Jakarta dengan hal jumlah penderitanya,” terang Andi.

Khusus untuk penderita HIV/AIDS yang merupakan dampak lanjutan dari mengonsumsi narkoba, katanya, 65 persen merupakan kaum pria dan 57 persen merupakan pria pengusaha muda.

Pemerintah, katanya, perlu memperhatikan hal ini dengan lebih memperbanyak lagi perhatian terhadap permasalahan kasus narkoba dan penularan HIV/AIDS tersebut.

“Salah satunya yang bisa dilakukan dengan mengoptimalkan peran serta masyarakat untuk melakukan cegah dini,” kata Andi Prawira yang juga pengurus Yayasan Pondok Kasih di Surabaya itu.

Ia mengemukakan, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan guna mencegah maraknya peredaran narkoba, yakni pencegahan dengan cara melakukan sosialisasi secara intensif akan bahaya narkoba dan penindakan bagi yang terbukti menjadi pengedar dan pengguna.

“Yang ketiga adalah rehabilitasi dan pendampingan,” katanya.

Menurut Andi Prawira, rehabilitasi kepada pecandu narkoba ini penting, karena pengguna sebenarnya merupakan korban.

“Jika hanya penindakan dilakukan, tanpa adanya upaya rehabilitasi, maka setelah yang bersangkutan bebas dari penjara, akan kembali melakukan kebiasaannya mengonsumsi narkoba,” katanya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HIVnarkobaold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ahmadiyah Belanda Akui Muhammad bukan Nabi Terakhir
Tulisan selanjutnya Zionis Menggunakan Senjata Kimia Terlarang di Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?