Hidayatullah.com—Anggota Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Soeripto memiliki kesan mendalam terhadap sosok Yoyoh Yusroh.
“Ibu Yoyoh sosok yang luar biasa. Boleh dibilang dia adalah Cut Nyak Dien zaman sekarang,” kata Soeripto kepada hidayatullah online, Sabtu (21/5) pagi.
Menurutnya, kesan itu pantas diberikan karena banyak kontribusi yang diberikan Yoyoh kepada umat dan bangsa.
“Beliau siap jihad fi sabilillah di Jalur Gaza. Selain itu sebagai Ketua Komisi Kemanusiaa Indonesia, beliau selalu berada di garda terdepan dalam menangani masalah kemanusiaan,” paparnya.
Sementara selama kiprahnya di parlemen, jelas Soeripto, Yoyoh selalu memperhatikan dan memperjuangkan kepentingan umat Islam. Salah satu kontribusi Yoyoh adalah terbitnya UU Pornografi. Saat itu Yoyoh masih sebagai anggota Komisi VIII DPR RI mewakili PKS.
“Sekali lagi saya katakan Yoyoh adalah sosok yang gigih. Terakhir, beliau sempat meminta sumbang saran kepada saya terkait pembahasan RUU Intelijen,” kata Soeripto yang juga sebagai pengamat intelijen itu.
Kini, Yoyoh sudah berpulang ke rahmatullah. “PKS sangat kehilangan. Yoyoh adalah ruh PKS,” tandasnya.
Seperti dikabarkan sebelumnya, Yoyoh meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Cirebon seusai menghadiri wisuda anaknya di UGM Yogyakarta.
Yoyoh adalah salah seorang tokoh pendiri PKS. Wanita yang biasa disapa ustadzah Yoyoh ini dikenal sebagai sosok yang sederhana dan bersahaja. Ibu dari 13 orang anak ini lahir di Tangerang, 14 November 1962. Dia menjadi anggota DPR sejak tahun 1999 dan sudah menempati sejumlah komisi.
Jenazah Yoyoh telah diberangkatkan menuju Jakarta dan akan disemayamkan di masjid Kompleks Perumahan Anggota DPR di Kalibata, Jakarta Selatan. Rencananya, jenazah akan dimakamkan di Tangerang, siang nanti. *