Hidayatullah.com–Paradigma universitas kelas dunia bukan hanya untuk keunggulan kompetitif, tapi juga sebagai komitmen untuk membangun dan mengembangkan ilmu pengetahuan yang beretika tinggi. Untuk itu Universitas Islam Indonesia Yogyakarta menjadikan ciri keislaman sebagai keunggulan kompetitifnya. Hal itu disampaikan rektor universitas ini Edy Suandi Hamid.
“Komitmen untuk menjadi universitas kelas dunia tidak lantas menghilangkan ciri keislaman Universitas Islam Indonesia (UII) sebagai perguruan tinggi Islam,” katanya di Yogyakarta, Sabtu, (02/7).
“Hal itu merupakan `kendaraan` penting guna menghasilkan lulusan yang memiliki visi dan misi rahmatan lil `alamin (pembawa rahmat bagi semestas alam),” katanya.
Ia mengatakan keseriusan dalam rangka internasionalisasi yang dilakukan UII juga telah membuahkan hasil yang nyata, di antaranya perolehan peringkat yang baik dalam berbagai pemeringkatan perguruan tinggi dunia. Menurut pemeringkatan Webometrics per Januari 2011, UII berada pada peringkat 1.217 atau naik 507 tingkat dibanding periode sebelumnya. Pada tingkat Asia Tenggara, UII berada pada peringkat 42 atau naik tujuh tingkat dibanding periode sebelumnya. UII berada pada peringkat 2.314 dunia atau meningkat lima tingkat dibanding periode sebelumnya yang berada di peringkat 2.319 berdasarkan pemeringkatan 4ICU yang dirilis pada awal 2011.
Pemeringkatan perguruan tinggi dunia itu antara lain Webometrics, International Colleges and Universites (4ICU), THE-QS World University Ranking, dan Green Metric World University Ranking.
Dalam rangka internasionalisasi itu, UII juga membangun jaringan kerja sama dengan berbagai instansi, baik perguruan tinggi, pemerintah maupun industri di tingkat nasional.*