Hidayatullah.com–Setelah besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1432H/2011 disepakati pemerintah dan DPR beberapa hari lalu, Kementerian Agama berharap pada awal Agustus nanti proses pelunasan setoran BPIH jemaah haji Indonesia dapat segera dimulai.
“Keputusan tentang BPIH dan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Keuangan Haji akan disampaikan ke Presiden. Harapannya, calon jemaah haji sudah bisa melakukan pelunasan setoran haji pada awal Agustus nanti,” demikian disampaikan Sekretaris Direktorat Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kementerian Agama Cepi Supriatna pada acara sambung rasa dengan wartawan di Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (23/7).
Cepi menjelaskan bahwa jemaah haji Indonesia yang mencapai 211.000 orang itu akan serentak masuk asrama haji tanggal 1 Oktober 2011. Kloter pertama jemaah haji Indonesia ke Arab Saudi akan diberangkatkan pada 2 Oktober.
Jika tidak terjadi perubahan, maka jemaah haji akan melakukan wukuf di Arafah pada tanggal 5 November 2011. “Selanjutnya pemberangkatan terakhir jemaah dari Mekkah ke tanah air pada tanggal 10 Desember,” kata Cepi.
Cepi menjelaskan bahwa proses pencetakkan paspor untuk para jemaah haji sudah mencapai 80 persen. Tahapan selanjutnya, pemerintah akan memproses visa para jemaah haji di Kedutaan Besar Arab Saudi. “Insya Allah pada saatnya, sebelum lebaran tahapan itu sudah selesai,” kata Cepi.
Ia memaparkan bahwa dana optimalisasi hasil dari setoran awal calon jemaah haji hingga Desember 2011 itu diperkirakan mencapai Rp 1,6 triliun. Dari jumlah sebanyak itu, pemerintah dan DPR sepakat menggunakan dana sebesar Rp 1,4 triliun itu untuk membantu pelaksanaan penyelenggaraan haji tahun ini. “Sisanya yakni sekitar Rp 200 miliar digunakan sebagai cadangan,” kata Cepi.
Menurut Cepi, aturan untuk mengelola dana optimalisasi setoran haji itu sedang dibahas secara intens dalam Rancangan Undang Undang (RUU) Keuangan Haji. Kementerian Agama pun saat ini sedang mendorong RPP yang berkaitan dengan keuangan haji telah mencapai pembahasan secara interdept.
“Dalam waktu dekat RPP itu akan disampaikan ke Seskab Dipo Alam. Kita sedang mohon waktu untuk bertemu Seskab,” katanya.*