Hidayatullah.com–Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa membicarakan isu Palestina dengan beberapa menteri luar negeri negara sahabat di sela-sela rangkaian Sidang Majelis Umum PBB di New York.
Menlu Marty, sebagaimana disebutkan dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa (20/9), saat bertemu dengan Menlu Portugal Paulo Portas, menekankankan bahwa Indonesia selalu mendorong penyelesaian masalah Palestina secara damai.
“Indonesia mendukung rencana masuknya Palestina ke dalam PBB, namun proses perdamaian tetap perlu dikedepankan,” kata Marty menjawab pertanyaan Paulo tentang posisi Indonesia terkait rencana masuknya Palestina ke dalam PBB.
Selain membicarakan masalah Palestina, kedua menlu juga mendiskusikan sejumlah isu regional dan bilateral, termasuk rencana kunjungan Presiden Portugal ke Indonesia pada 2012.
Menlu Marty juga bertemu dengan Menlu Estonia Urmas Paet, pada hari yang sama, dan mendiskusikan upaya pengembangan hubungan bilateral.
Urmas menyampaikan rencana Estonia menunjuk seorang konsul kehormatan di Bali karena pertimbangan semakin meningkatnya jumlah turis asal Estonia ke Pulau Dewata.
Sementara saat bertemu dengan Menlu Kazkhstan Yerhan Kazykhanov pada Senin (19/9), Marty menyampaikan apresiasi atas pembukaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Astana, ibu kota Kazakhtan.
Marty juga menggarisbawahi kerja sama kedua negara melalui forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI) –dahulu Organisasi Konferensi Islam– dan menekankan agar OKI tidak tertinggal dalam pembahasan mengenai Palestina di forum-forum multilateral.*