Hidayatullah.com–Presiden Palestina Mahmud Abbas mengumumkan langkahnya, Senin (19/09/2011), untuk bergerak maju ke PBB guna meminta keanggotaan penuh Negara Palestina di organisasi internasional itu.
Sebelumnya Abbas juga telah memberitahukan langkahnya itu secara resmi kepada Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki Moon.
Juru bicara Sekjen PBB, Martin Nesirky menginformasikan bahwa Presiden Abbad mengungkapkan niatnya untuk bergabung dengan PBB pada hari Jum’at.
Pada gilirannya, juru bicara presiden Palestina Nabil Abu Rudeineh mengatakan bahwa Abbas mengajukan permohonan keanggotaan penuh Negara Palestina di PBB dengan perbatasan tahun 1967 dan Al-Quds Timur sebagai ibukotanya.
Nabil Shaat, anggota delegasi Palestina untuk PBB mengatakan bahwa Abbas menginginkan pemungutan suara di Dewan Keamanan utuk menentukan keanggotaan Negara Palestina.
Sementara itu, mantan negosiator Palestina Saeb Erakat mengatakan bahwa dia tidak melihat adanya kontradiksi antara keanggotaan Negara Palestina dan negosiasi damai dengan Israel.
Erakat mengutip perkataan Abbas bahwa permintaan keanggotaan Negara Palestina di PBB akan sesuai dengan prosedur di PBB.*