Hidayatullah.com—Ternyata masih ada ulama Indonesia yang karyanya mendunia, namun masih berupa manuskrip, yakni Syeikh Ahmad Dahlan.
Kiai Achid At Tirmidzi, salah satu pembina pesantren Tremas, menyebutkan kapada hidayatullah.com bahwa manuskrip karya Syeikh Ahmad Dahlan Al Fajitani (Pacitan) ditemui di Saudi,”Saya memperoleh kabar bahwa karya Kiai Dahlan yang berjudul Nuzhah Al Afham fi Ma Ya’tari Ad Dukhan min Al Ahkam dan Fath Al Majid fi Bayan At Taklid ada di Universitas King Abdul Aziz Saudi.”
Kitab yang pertama menjelaskan mengenai hukum merokok, sedangkan yang kedua menjelaskan mengenai masalah taklid.
Padahal, menurut Achid, Syeikh Dahlan dikenal sebagai ahli falak,”Kalau begitu, jika dilihat dari karya beliau tersebut maka beliau juga ahli ushul.”
Nama Syeikh Ahmad Dahlan sendiri mungkin belum sepopuler saudara kandung beliau, yakni Syeikh Mahfudz At Tarmusi yang karya-karya beliau sudah dicetak, baik di Timur Tengah ataupun di Indonesia.
Syeikh Ahmad Dahlan juga mencari ilmu di Tanah Haram sebagaimana saudara beliau Syeikh Mahfudz. Kedua-duanya merupakan putra Syeikh Abdullah, ulama generasi kedua pesantren Tremas.*