Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Waspada, Sedot Keuntungan Tak Hanya Melalui Pulsa

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 November 2011 16:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Aksi sedot keuntungan yang disebut-sebut dilakukan sejumlah operator telekomunikasi berkongsi dengan content provider memanfaatkan pelanggan, rupanya tidak saja terjadi dalam ranah telekomunikasi, tapi juga diduga keras terjadi dalam dunia perbankan.

Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti (FE Usakti) Prof Dr. Sofyan Syafri Harahap, menduga keras sedot keuntungan juga terjadi dalam prakatik perbankan.

“Sindikat yang sama bisa juga terjadi di bank, di mana customer dikuras uangnya secara sistemik. Tapi kita tak sadar. Dan, hal itu bisa jadi lebih besar ketimbang aksi penyedotan pulsa yang dilakukan operator telekomunikasi berkongsi dengan content provider,” kata Sofyan ditemui Hidayatullah.com di kantornya di Jakarta, Rabu (23/11/2011)

“Kita mungkin menyepelekan seribu atau dua ribu yang dipotong dari saldo rekening kita,” ujar tokoh penggiat ekonomi syariah.

Sofyan menilai, terjadinya praktik-praktik kecoh semacam itu karena tidak diterapkannya etika bisnis yang sesuai syariah. Kalau menerapkan dan menjalankan syariat Islam, maka etika bisnis yang benar akan secara otomatis ditegakkan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Pada dasarnya, terang Sofyan, sistem ekonomi kapitalisme yang telah mendominasi segala aspek saat ini dalam praktiknya adalah usaha untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya, bagaimana pun caranya.

“Di Barat, Anda dalam mencari kapital (keuntungan), asalkan Anda tidak mengganggu kegiatan orang lain meskipun itu jelas jelas melanggar etika, maka hal itu tidaklah dianggap sebagai pelanggaran,” jelasnya.

Sebab dalam definisi Barat, tambah dia, ekonomi adalah proses kapitalisme mencari harta atau keuntungan menjadi tujuan utama. Dalam kasus sedot pulsa atau sedot uang dalam praktik perbankan, kalau tujuannya adalah mencari keuntungan, maka dalam pandangan kapitalisme, hal itu halal dilakukan.

“Tapi tidak ada perusahaan yang beretika yang menyedot pulsa, menyedot uang dan hak orang lain,” tukas salah satu tim pengawas Bank Muamalat Indonesia.  

Lantas, bagaimana idealnya etika bisnis yang berlandaskan syariat dalam menunjang industri kreatif? Menurut Sofyan, bisnis yang melahirkan industri kreatif adalah yang berlandaskan syariah yang mengedepankan nilai-nilai akuntabilitas dan transparansi.

“Dalam menjalankan bisnis apa pun bentuknya, kita jangan dikendalikan oleh nafsu. Kalau sudah dikendalikan nafsu, pasti hancur,” pungkasnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Demonstrasi Mesir Terus Berlanjut
Tulisan selanjutnya Reaktor Bushehr Beroperasi Penuh Tahun Depan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Berita
2 September 2026 20:18
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?